Tradisi Sholat Kafarat di Penghujung Ramadan

Eviera Paramita Sandi

Kamis, 28 Maret 2024 | 14:17 WIB
Tradisi Sholat Kafarat di Penghujung Ramadan
Ilustrasi sholat (freepik)

Suara.com - Di Penghujung Ramadan, umat islam banyak yang menunggu momen sholat Kafarat. Di hari jumat terakhir, usai sholat jumat terdapat tradisi menjalankan Sholat Kafarat.

Sholat Kafarat ini diniatkan untuk mengqadha sholat fardlu yang diragukan ditinggalkan atau yang tidak sah.

Melansir dari laman NU Online, sholat kafarat ini dapat mengganti sholat yang ditinggalkan semasa hidupnya sampai 70 tahun. Selain itu juga dapat melengkapi kekurangan-kekurangan dalam sholat yang disebabkan waswas atau lainnya.

Sholat kafarat ini dilakukan sejumlah rakaat sholat Fardlu. Lima kali waktu sholat dhuhur, ashar, maghrib, isya dan subuh, sehingga total 17 rakaat.

Meskipun menjadi tradisi, namun masih saja ada yang tidak sependapat dengan adanya Sholat Kafarat ini.

Menurut pandangan sebagian ulama, Sholat Kafarat pada Jumat akhir Ramadan tidak ada tuntunan yang jelas dari hadits Nabi atau kitab-kitab hukum islam.

Selain itu waktu pelaksanaan sholat kafarat ini juga tidak memiliki dasar yang jelas dalam syariat. Lantas bagaimana hukum islam memandang pelaksanaan sholat kafarat?

Mufti Hadlramaut Yaman, Syekh fadl bin Abdurrahman mengumpulkan perbedaan pandangan para ulama dalam kitabnya, Kasyf al-Khafa’ wa al-Khilaf fi Hukmi Shalat al-Bara’ah min al-Ikhtilaf.

Pandangan yang membolehkan:

baca juga

Pertama, tidak ada orang yang meyakini keabsahan sholat yang baru saja ia kerjakan, terlebih sholat yang dulu-dulu.

Kedua, larangan sholat kafarat dikarenakan ada kekhawatiran sholat tersebut cukup untuk mengganti sholat yang ditinggalkan selama setahun, Ketika kekhawatiran tersebut hilang, maka hukum haram hilang.

Sementara itu, Pandangan yang mengharamkan setidaknya karena berbagai pertimbangan berikut:

Pertama, hadist tentang sholat kafarat tidak dapat dibuat dalil, karena tidak memiliki sanad yang jelas. Kesimpulan ikhtilaf mengenai hukum sholat kafarat terangkum dalam statemen Mufti Syekh Salim bin Said Bukair al-Hadlrami.

Meskipun ada pro kontra, namun semuanya Kembali pada kepercayaan masing-masing. Tentunya kewajiban kita sebagai umat islam adalah saling menghargai atas perbedaan yang ada.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resep Menu Sahur Sat Set Tetap Enak ala Zaskia Adya Mecca, Cuma Pakai 5 Bahan!

Resep Menu Sahur Sat Set Tetap Enak ala Zaskia Adya Mecca, Cuma Pakai 5 Bahan!

Lifestyle | Kamis, 28 Maret 2024 | 10:07 WIB

Raih Pahala Melimpah dari Allah SWT, Ini Amalan yang Dianjurkan Dilakukan Saat Nuzulul Quran Beserta Keutamaannya

Raih Pahala Melimpah dari Allah SWT, Ini Amalan yang Dianjurkan Dilakukan Saat Nuzulul Quran Beserta Keutamaannya

Lifestyle | Kamis, 28 Maret 2024 | 08:59 WIB

Mimi Peri Bongkar Tarif Bangunkan Sahur, Penghasilan Tiga Hari Bisa Beli Iphone Terbaru

Mimi Peri Bongkar Tarif Bangunkan Sahur, Penghasilan Tiga Hari Bisa Beli Iphone Terbaru

Entertainment | Kamis, 28 Maret 2024 | 02:15 WIB

Terkini

Review Film Back to the 90s: Sensasi Nostalgia Era Boyband yang Penuh Warna

Review Film Back to the 90s: Sensasi Nostalgia Era Boyband yang Penuh Warna

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:00 WIB

BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla

BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla

Kaltim | Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:56 WIB

Kabut Asap, Dinas Kesehatan Riau Siapkan 18 Ribu Masker untuk Pelalawan

Kabut Asap, Dinas Kesehatan Riau Siapkan 18 Ribu Masker untuk Pelalawan

Riau | Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:46 WIB

Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor

Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 05:00 WIB

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

×