YouTuber Tasyi Athasyia menjadi sorotan usai seorang pemilik bisnis kuliner mengaku bisnisnya dibuat hancur usai di review Tasyi. Hal ini diungkap oleh akun Instagram @kaesangpisangnugget sambil mengunggah beberapa pesan yang ia kirimkan ke pihak Tasyi, namun tak mendapatkan balasan.
Sang pemilik usaha makanan pisang nugget ini mengatakan jika beberapa tahun yang lalu, Tasyi dan kembarannya Tasya pernah menjadikan makanan mereka sebagai salah satu hidangan yang mereka review di konten battle makanan.
Namun saat itu, perkataan Tasyi membuat sang pemilik kecewa karena sang YouTuber menuduhnya menjiplak ide usaha milik Kaesang Pangarep, Sang Pisang.
"Saya tidak terima dibilang penjiplak kue anak pejabat, padahal toko kita hadir lebih dahulu dan punya toko yang rame tanpa menjiplak kuwe yang sekarang terkenal banget," tulis akun tersebut.
"Tolong kata-kata menjiplak dll itu diklarifikasi yang mbak ku. Mana yang lebih dulu hadir antara Kaesang Pisang Nugget dan Sang Pisang," ucapnya.
Kini, seluruh outlet dari usaha yang telah dirintis dari tahun 2016 itu harus tutup hingga akhirnya ia hanya bisa berjualan online.
Mengetahui masalah tersebut, Tasyi Athasyia ternyata tak hanya minta maaf kepada UMKM yang dibuatnya bangkrut namun juga turut memberikan modal usaha.
Dikutip melalui akun Kaesang Pisang Nugget, sang pemilik mengucapkan terima kasih kepada Tasyi yang telah memberikan modal untuk membangun usaha kembali.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada pihak Ka Tasyi yang telah memberikan dukungan untuk pengembalian usaha ini dengan memberikan dan bantuan modal usaha kerja UMKM," tulisnya.
Pemilik nampak berterima kasih atas kebaikan Tasyi. "Kami sangat mengapresiasi kebaikan hati Ka Tasyi yang senantiasa peduli terhadap keberlangsungan usaha kami," imbuhnya.
Tak cuma memberikan modal usaha, Tasyi juga memesan makanan tersebut dalam jumlah besar. Pesanan ini nantinya akan dibagikan untuk anak yatim.
"Ka Tasyi juga telah melakukan pesanan skala besar untuk dibagikan kepada anak yatim dan orang tidak mampu pada moment hari Jumat berkah," pungkas sang pemilik.