Selebtek.suara.com - Film 'Lightyear' yang merupakan film terbaru Disney Pixar adalah film spin-off prequel dari film Disney terkenal 'Toy Story' dan telah tayang perdana di seluruh bioskop Amerika pada 17 Juni 2022.
Dengan raihan sebesar $ 51.000.000 atau 756 milyar rupiah, film ini debut di peringkat 2 box office Amerika di 'debut weekend' atau opening weekend pertamanya.
Secara keseluruhan, 'Lightyear' ada di peringkat 20 'Worldwide Box Office 2022' dengan pendapatan sebesar $ 85.600.000 atau 1.27 triliun rupiah.
Jika 'Lightyear' mendapat sambutan hangat di Amerika, film ini justru dilarang tayang di beberapa negara karena adegan LGBT.
Adegan tersebut menggambarkan ciuman kasih sayang antara salah satu karakternya yakni Hawrthone dengan pasangannya yang juga sesama jenis.
Tercatat hingga saat sudah ada 14 negara di Timur Tengah dan Asia yang melarang film ini di putar seperti Arab Saudi, UEA, Bahrain, Mesir, Kuwait, Oman, Qatar, Yordania, Lebanon, Palestina, Suriah, China, Malaysia hingga Indonesia.
Beberapa negara memang memiliki peraturannya sendiri. Di kawasan Asia dan Timur Tengah biasanya film tentang atau berisi seks, homoseksualitas dan isu-isu agama akan dipotong untuk mematuhi aturan sensor.
Namun tak semua rumah produksi bersedia melakukan pengeditan atau sensor seperti yang diminta oleh badan sensor lokal di masing-masing negara, terbukti dengan Disney yang menolak memotong adegan yang menampilkan seksualitas sesama gender dalam film Lightyear.
Penolakan Disney tersebut nampaknya cukup beralasan mengingat film ini berasal dari culture Amerika dimana kelompok LGBT di sana sedang gencar-gencar melakukan kampanye tentang eksistensi kelompok mereka.
Karena tidak semua negara melegalkan perilaku LGBT, kontroversi pelarangan film ini cukup membuat pihak Disney kewalahan dan harus menghadapi resiko pembatalan. (*)