Selebtek.suara.com - Pelawak senior Kadir mengaku sempat mengalami masa sulit. Kondisi tersebut memaksanya hingga menjual aset-aset yang dimiliki.
"Saya ini ngalamin. Saya itu sudah jual rumah tiga kali pak Deddy," kata Kadir saat hadir di podcast Deddy Corbuzier bersama Doyok baru-baru ini.
Kadir menceritakan ketika ia terkena serangan jantung pada tahun 2001. Akibatnya dia tidak sanggup untuk bekerja lagi.
"Pada tahun 2001 saya kena serangan jantung, penyumbatan pembuluh darah, begitu masuk ke rumah sakit, ini harus pasang ring, saya takut" ujar Kadir.
Karena ketakutannya untuk menjalani operasi, ia membatalkan rencana pemasangan ring dan memilih jalur alternatif.
"Saya mundur. Dengan itu kan saya tidak bisa bekerja. Waktu itu saya lagi syuting stripping baru dapat 12 episode, saya berhenti saya gak mau, karena nggak kuat," imbuhnya lagi.
Selama lima tahun, Kadir mencari cara pengobatan secara alternatif dan tidak bekerja. Karena tidak ada pemasukkan, dia memutuskan menjual rumah.
"Jual rumah satu, sudah. Kok habis lama-lama. Nggak sampe setahun habis (duitnya). Sampe-sampe mobil kreditan saya mau ditarik. Akhirnya jual (rumah) lagi satu. Terakhir tahun 2005, 2006, tanah di Tambun dijual," tuturnya, dikutip dari YouTube Deddy Corbuzier, Rabu (29/6/2022).
Setelah kembali menjual asetnya, Kadir memutuskan untuk menjalani operasi pemasangan ring.
Baca Juga: Kepala Sekolah SMKN 5 Bandung Diduga Terlibat Pungli
"Saya langsung ke Harapan Kita, akhirnya pasang ring juga. Untung masih ada yang dijual," ungkapnya.
Selanjutnya demi bertahan hidup, Kadir mencoba buka usaha kecil-kecilan dengan istrinya. Dia mengaku penghasilannya cukup untuk biaya sehari-hari.
"Saya buka warung. Jualan soto kudus. Jalan tapi alhamdulillah mencukupi keluarga. Saya bisa kredit mobil lagi," katanya.
Setelah kondisi kesehatannya makin membaik, Kadir mulai tampil kembali di pertunjukan atas ajakan Doyok.
"dia kekurangan pemain, ngajak saya," ujar Kadir
"Itu karena butuh ya, saya telpon," timpal Doyok.