Twitter Gugat Elon Musk, Sidang akan Dimulai Oktober 2022

Selebtek

Kamis, 21 Juli 2022 | 07:12 WIB
Twitter Gugat Elon Musk, Sidang akan Dimulai Oktober 2022
Elon Musk batal membeli Twitter (suara.com)

Selebtek.suara.com - Gugatan Twitter terhadap Elon Musk baru-baru ini telah memasuki babak baru. Pengadilan Delaware akhirnya mengabulkan permintaan Twitter agar sidang gugatannya terdapat Elon Musk bisa dipercepat. Permasalahan ini diawali setelah pemilik SpaceX tersebut menyatakan batal mengakuisisi Twitter.

Pada sidang awal yang digelar Selasa lalu, Hakim Kathleen McCormick menyatakan bahwa peridangan akan berlangsung selama lima hari pada Oktober 2022 mendatang.

“Semakin lama transaksi merger tetap dalam ketidakpastian, semakin besar awan ketidakpastian yang menyelimuti perusahaan,” ujar hakim McCormick yang menghadiri sidang melalui Zoom karena terdeteksi positif covid.

Semantara dalam argumen lisan Twitter di hadapan hakim, perusahaan ini mengklaim bahwa pernyataan bot Musk merupakan itikad buruk untuk mundur dari kesepakatan kedua belah pihak.

Perusahaan Twitter sendiri menginginkan jika persidangan ini segera dilakukan September mendatang. Sedangkan dari pihak Elon Musk mengajukan permintaan pelaksanaan sidang pada Februari 2023.

Akan tetapi, akhirnya hakim memutuskan bahwa sidang kasus yang melibatkan Twitter dan Elon Musk ini akan digelar selama lima hari di bulan Oktober, sehingga lebih lama daripada yang diajukan oleh perusahaan. Sementara tanggal pasti untuk pelaksanaan sidangnya masih belum diketahui hingga kini.

William Savit, pengacara Twitter mengatakan bahwa ketidakpastian yang sedang terjadi pada perusahaan tersebut membuat perusahaannya menderita kerugian setiap waktu.

“Tuan Musk tetap terkait kontra untuk menggunakan upaya terbaiknya demi menutup kesekapakan ini. Apa yang dia lakukan adalah kebalikan dari upaya terbaik.  Itu sabotase,” ujar pihak Twitter.

Di lain pihak, Andrew Rossman selaku pengacara Elon Musk mengatakan jika sidang tidak dapat dimulai lebih awal dari Februari 2023 agar pihaknya lebih banyak waktu. Pihak Elon Musk masih ingin menyelidiki mengenai prevalensi bot di Twitter.

Lebih lanjut pihak Elon Musk menuduh Twitter mencoba menyelesaikan kesepakatan tersebut demi menjaga masalah bot yang tersembunyi.

“Apa yang Anda bicarakan adalah perusahaan yang memiliki sejumlah besar data yang harus dianalisis. Milyaran tindakan di platform mereka harus dianalisis agar kita bisa sampai ke dasar masalah sebenarnya di sini,” ujar Rossman.

Tim hukum Elon Musk sebelumnya sudah menanggapi gugatan dari Twitter dengan menyatakan perusahaan tersebut meminta persidangan terlalu cepat dan tidak masuk akal. Pihak Elon Musk meminta sidang ditiadakan setidaknya sampai 2023.

Hal ini karena menurut tim kuasa hukum Muk, persidangan juga memerlukan analisis data yang besar dan tinjauan forensik terlebih dahulu seputar bot serta spam yang ada di dalam Twitter.

Twitter menggugat Elon Musk awal pekan ini karena bos SpaceX tersebut membatalkan secara sepihak kesepakatan pembelian senilai USD 44 miliar. Elon Musk sendiri ingin membatalkan kesepakatan tersebut dengan alasan belum diberikan data mengenai prevalensi akun palsu dan spam oleh Twitter. (cc)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pakar IT UGM Menyebut Sanksi Pemblokiran Pelanggar Regulasi PSE Sudah Tepat

Pakar IT UGM Menyebut Sanksi Pemblokiran Pelanggar Regulasi PSE Sudah Tepat

Jogja | Rabu, 20 Juli 2022 | 19:00 WIB

Sidang Twitter dan Elon Musk Digelar Oktober Mendatang

Sidang Twitter dan Elon Musk Digelar Oktober Mendatang

Sumut | Rabu, 20 Juli 2022 | 18:07 WIB

Diminta Donasi Sperma Hanya untuk Wanita Elit, Ayah Elon Musk Jadi Sorotan

Diminta Donasi Sperma Hanya untuk Wanita Elit, Ayah Elon Musk Jadi Sorotan

Lifestyle | Rabu, 20 Juli 2022 | 21:05 WIB

Terkini

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 00:18 WIB

Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature

Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:58 WIB

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:37 WIB

PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional

PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional

Sumsel | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:37 WIB

Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat

Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat

Jakarta | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:18 WIB

Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26

Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26

Bola | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:07 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan

Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan

Kalbar | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:04 WIB

AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90

AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:00 WIB

Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL

Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL

Jabar | Kamis, 28 Mei 2026 | 22:59 WIB