77 Tahun Tragedi Bom Atom Hiroshima-Nagasaki dan Perjuangan Para Hibakusha

Selebtek | Suara.com

Selasa, 09 Agustus 2022 | 17:59 WIB
77 Tahun Tragedi Bom Atom Hiroshima-Nagasaki dan Perjuangan Para Hibakusha
Peringatan 77 Tahun Bom Hiroshima ; Jepang (Philip FONG / AFP)

77 Tahun Tragedi  Bom Atom Hiroshima dan Nagasaki dan Perjuangan Para Hibakusha

Selebtek.suara.com -  Di Bulan Agustus ini masyarakat dunia mengenang 77 tahun tragedi kemanusiaan berupa jatuhnya  Bom Atom di Hiroshima pada 6 Agustus 19 45 dan di kota Nagasaki yang terjadi  pada 9 Agustus 1945.

Jumlah orang yang meninggalakibat  ledakan Bom Atom di Hiroshima  dan Nagasaki diperkirakan mencapai 140.000 jiwa dari populasi 350.000 orang.

Melansir bbc.com, setidaknya 74.000 individu kehilangan nyawa di Nagasaki. Radiasi Bom Atom yang dilepaskan partikel nuklir ini menyebabkan ribuan orang meninggal dalam hitungan minggu, bulan, dan tahun setelah tragedi peristiwa tersebut.

Mereka yang bertahan hidup dari serangan bom ini dikenal dengan istilah hibakusha. Para penyintas tersebut menghadapi hal-hal mengerikan termasuk trauma psikologis.

Perjuangan Para Hibakusha

Para hibakusha, Hiroshima-Nagasaki, mengalami nasib tragis pasca-insiden.Selain mengidap efek samping radiasi, mereka juga mendapat stigma negatif.

Ada salah keyakinan yang tumbuh di kalangan orang-orang saat itu, bahwa mereka yang terpapar radiasi membawa penyakit menular ke orang lain. Akibatnya Hibakusha dikucilkan dari masyarakat dan menghadapi kesulitan keuangan parah. 

Situasi baru sedikit membaik pada tahun 1950-an, setelah pemerintah Jepang secara resmi mengakui keadaan buruk Hibakusha. 

Tunjangan akhirnya diberikan secara bulanan dan akses perawatan medis digratiskan bagi para penyintas pengeboman. 

Namun itu tidak melepas semua beban yang dipikul para Hibakusha. Tekanan keuangan memang berkurang, tetapi stigma negatif masih melekat ke diri mereka hingga berpuluh-puluh tahun berikutnya. 

Bagi banyak Hibakusha, efek samping fisik dan mental dari pengeboman berlangsung sampai akhir hayat mereka.

Beberapa diterpa penyakit yang terus kambuh, dan acapkali menyebabkan kematian dini. Contohnya leukemia atau jenis-jenis kanker lainnya, masalah jantung dan hati, lalu di kemudian hari menderita katarak. 
Kemudian penyintas yang terbakar akibat kena ledakan dan badai api, menyisakan bekas luka yang membuat mereka kesakitan selama sisa hidupnya.

 Sky History mengungkapkan, bahkan sampai sekarang 75 tahun setelah pengeboman terjadi, masih ada Hibakusha yang hidup. 

Di usia 80 sampai 90-an tahun mereka masih mendapat bantuan dan dukungan dari pemerintah, lalu diperlakukan jauh lebih baik dan lebih diperhatikan daripada tahun-tahun setelah tragedi mematikan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

77 Tahun Tragedi  Bom Atom Hiroshima dan Nagasaki dan Perjuangan Para Hibakusha

77 Tahun Tragedi Bom Atom Hiroshima dan Nagasaki dan Perjuangan Para Hibakusha

| Selasa, 09 Agustus 2022 | 16:46 WIB

Pengumuman Resmi PBSI Wakil Indonesia Putri Syaikah Mundur dari Kejuaraan Dunia 2022 di Jepang

Pengumuman Resmi PBSI Wakil Indonesia Putri Syaikah Mundur dari Kejuaraan Dunia 2022 di Jepang

| Selasa, 09 Agustus 2022 | 15:19 WIB

Belajar Menghargai Keindahan dalam Ketidaksempurnaan dari Konsep Wabi Sabi

Belajar Menghargai Keindahan dalam Ketidaksempurnaan dari Konsep Wabi Sabi

Your Say | Selasa, 09 Agustus 2022 | 10:28 WIB

Terkini

Nekat Turun Oktan Dampak Harga BBM Naik, Ini Dampaknya

Nekat Turun Oktan Dampak Harga BBM Naik, Ini Dampaknya

Otomotif | Sabtu, 25 April 2026 | 12:17 WIB

Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit

Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit

Bola | Sabtu, 25 April 2026 | 12:12 WIB

Tugas Online, Biaya Offline: Realita Sekolah Gratis di Era Digital

Tugas Online, Biaya Offline: Realita Sekolah Gratis di Era Digital

Your Say | Sabtu, 25 April 2026 | 12:10 WIB

6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman

6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman

Tekno | Sabtu, 25 April 2026 | 12:06 WIB

Ahmad Dhani Diduga Respons Maia Ungkit Luka Lama di Siraman El: Anak Laki-Laki Milik Ayahnya

Ahmad Dhani Diduga Respons Maia Ungkit Luka Lama di Siraman El: Anak Laki-Laki Milik Ayahnya

Entertainment | Sabtu, 25 April 2026 | 12:05 WIB

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

News | Sabtu, 25 April 2026 | 12:03 WIB

Kapan Lagi Beli Mobil Mewah Murah? Cek Jadwal Resmi Lelang Kejagung

Kapan Lagi Beli Mobil Mewah Murah? Cek Jadwal Resmi Lelang Kejagung

Otomotif | Sabtu, 25 April 2026 | 12:00 WIB

Tak Cuma Ambulans, Damkar Sleman Juga Jadi Korban Order Fiktif Pinjol

Tak Cuma Ambulans, Damkar Sleman Juga Jadi Korban Order Fiktif Pinjol

Video | Sabtu, 25 April 2026 | 12:00 WIB

7 Bakso dan Mie Viral di Pontianak 2026, Nomor 4 Jadi Favorit Kuliner Malam

7 Bakso dan Mie Viral di Pontianak 2026, Nomor 4 Jadi Favorit Kuliner Malam

Kalbar | Sabtu, 25 April 2026 | 11:57 WIB

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:53 WIB