selebtek

Komnas HAM Bongkar Percakapan Ferdy Sambo dan Ajudan Soal Skenario Palsu Pembunuhan Brigadir J

Selebtek Suara.Com
Selasa, 23 Agustus 2022 | 20:27 WIB
Komnas HAM Bongkar Percakapan Ferdy Sambo dan Ajudan Soal Skenario Palsu Pembunuhan Brigadir J
Irjen Ferdy Sambo dan ajudan (FB/Roslin Emika)

Selebtek.suara.com - Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ahmad Taufan Damanik mengungkap isi percakapan yang ditemukan di ponsel baru milik ajudan Ferdy Sambo usai insiden pembunuhan Brigadir J.

Dengan terbongkarnya percakapan digital tersebut, Komnas HAM menemukan adanya obstruction of justice atau upaya menghalangi penyidikan dalam kasus pembunuhan Brigadir J. 

"Kalau menggambarkan bahwa adanya obstruction of justice sebetulnya sudah," kata Ahmad Taufan Damanik di Jakarta, Selasa (23/8/2022).

Taufan membeberkan percakapan Ferdy Sambo itu berisi perintah pada anak buahnya untuk mengingat skenario demi menutupi kasus pembunuhan Brigadir J.

"Di HP yang baru itu ditemukan, misalnya ada komunikasi yang menyuruh untuk mengingat skenario," beber Taufan.

Perintah untuk mengingat skenario itu kemudian dijawab oleh ajudan dengan pernyataan "oke komandan." 

Hal tersebut dinilai Komnas HAM merupakan indikasi adanya rekayasa dalam kasus kematian Brigadir J.

"Dan itu sudah menunjukan suatu bukti bahwa ada rekayasa," kata Taufan.

Namun, apabila Komnas HAM bisa menemukan ponsel milik Brigadir J dan Bharada E yang masih misteri, maka akan memperkaya bukti dan pendalaman kasus tersebut, termasuk gambaran soal obstruction of justice.

Baca Juga: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Gelar Festival Pesona Barat Selatan

"Nah kalau sebagai bahan untuk kemudian menjadi adanya obscration of justice itu sudah cukup. Tapi kalau kita dapatkan lagi HP-HP sebelumnya, tentu akan lebih lengkap bagaimana gambaran obscration of justice. Tapi kalau untuk membuktikan secara material, ya sudah (ada)," tutur dia.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengungkapkan bahwa Ferdy Sambo diduga berupaya untuk menghilangkan rekam jejak digital dalam kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Upaya tersebut yakni menghilangkan dan mengganti ponsel sejumlah ajudan Ferdy Sambo, termasuk ponsel milik Brigadir J dan Bharada E.

Ponsel-ponsel yang digunakan para ajudan mantan Kadiv Propan Polri itu di hari H pembunuhan Brigadir J, Jumat (8/7/2022) hingga kini belum ditemukan.

Selain menghilangkan ponsel, rekam percakapan digital juga dihilangkan.

"Yang kentara banget adalah rekam jejak digital gak cuma HP tapi percakapan digital juga gak ada," kata Anam dalam RDP di Komisi III DPR, Senin (22/8/2022), sebagaimana dilansir Suara.com.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI