Selebtek.suara.com - Sebuah Negara mayoritas Muslim adalah negara yang lebih dari 50% penduduknya beragama Islam.
Umumnya mayoritas muslim menerapkan aturan larangan judi dengan ketat bahkan memberikan hukuman berupa denda hingga kurungan penjara.
Di Indonesia, larangan perjudian ditetapkan pada Pasal 303 KUHP yang akan dikenai pidana penjara paling lama sepuluh tahun dan denda paling banyak dua puluh juta rupiah.
Walaupun banyak yang menolak, ternyata ada sejumlah negara mayoritas muslim yang melegalkan perjudian. Berikut ulasan yang dirangkum Tim Selebtek dari berbagai berbagai sumber.
1. Malaysia
Meski Malaysia sangat menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dalam pemerintahannya. Namun Malaysia melegalkan perjudian perjudian kasino bertaraf internasional.
Perjudian kasino itu lokasinya terletak di Genting Highland yang tidak jauh dari Kuala Lumpur.
Pecandu judi dari berbagai dunia tumplek di sana semua. Tempat ini juga kerap dikunjungi para selebriti dunia.
Kawasan Genting ini, memiliki otoritas tersendiri yang diizinkan pemerintah Malaysia. Pengelola kawasan tersebut dibenarkan memiliki pengamanan tersendiri.
Aturan di Kawasan ini melarang Masyarakat Malaysia khususnya beragama Islam untuk berjudi ataupun memasuki wahana berjudi wilayah ini. Namun bagi masyarakat Malaysia non muslim diperbolehkan untuk bermain judi.
2. Mesir
Meski Mayoritas penduduk di Mesir memeluk agama Islam, perjudian sudah lama dilegalkan di negeri ini.
Mesir dikenal para penjudi kelas kakap lantaran memiliki sejumlah kasino ternama, yaitu Casino Semiramis, Radjah Grand Casino, Sinai Grand Casino, dan masih banyak lagi.
Kasino di Mesir hanya dibuka untuk turis atau pemegang paspor negara lain. Penduduk Mesir yang beragama Islam dilarang keras untuk masuk ke kasino.
Mesir kini memiliki begitu banyak kasino online dengan beragam konten bermuatan tokoh-tokoh dari legenda Mesir Kuno yang sangat diminati para penjudi dari berbagai belahan dunia.
3. Maroko
Mungkin karena posisi negaranya lebih berada di utara benua Afrika, pandangan Maroko terhadap judi sedikit lebih lenggang dibanding negara Timur Tengah lain, walau menganut syariat Islam.
Ada tiga kota di Maroko yang sangat diminati para penjudi dari berbagai penjuru dunia untuk menikmati permainan kasino. yakni Casablanca, Marrakech, dan Tangier.
Maroko memiliki sejumlah kasino ternama seperti Casino de Marrakech, Le Grand Casino La Mamounia, dan Casino Le Mirage.
Hampir semua bentuk perjudian bisa ditemukan disini, mulai dari permainan kasino tradisional sampai taruhan olahraga dan pacuan kuda.
Permainan lotere juga tersedia di Maroko yang dikelola oleh pemerintah, dan uang yang masuk digunakan untuk infrastruktur dan keperluan pemerintah lainnya.
4. Tunisia
Mayoritas penduduk di Tunisia beragama islam Namun pemerintah negara ini memiliki kebijakan yang melegalkan perjudian. Perjudian juga diawasi oleh salah satu kementerian yang berwenang.
Perjudian diatur dengan ketat di negeri ini Pemerintah menerapkan aturan terhadap seluruh kasino di Tunisia yang hanya dibuka bagi turis atau pemegang paspor luar negeri.
Turis harus menunjukkan paspor mereka untuk berjudi di kasino, dan hanya mata uang asing seperti Euro dan Dolar AS yang diterima oleh setiap Kasino.
5. Libanon
Meski berada di kawasan Timur Tengah, Lebanon tidak seperti negara Arab lainnya yang negaranya berasaskan Islam. Memang, secara demografi, sekitar 54 persen penduduknya menganut Islam.
Pemerintah Lebanon melegalkan perjudian untuk wisatawan mancanegara dan dipusatkan di satu-satunya kasino di Lebanon, yaitu Casino du Luban dan melarang warga negaranya untuk memasuki kasino tersebut.
Casino du Liban sendiri dikelola langsung oleh pemerintah, sehingga tidak bisa beroperasi dengan bebas dan permainan yang ditawarkan hanya seputar permainan kasino tradisional.
Meski demikian kasino ini merupakan tempat bagi para penjudi kelas kakap di Timur Tengah untuk mengadu keberuntungan.