Pakar Psikologi Forensik Ungkap Siasat Terakhir Putri Candrawati Hindari Jeratan Pasal 340

Selebtek

Selasa, 06 September 2022 | 16:16 WIB
Pakar Psikologi Forensik Ungkap Siasat Terakhir Putri Candrawati Hindari Jeratan Pasal 340
Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri dan Putri Candrawathi (Instagram/ @rumpi_gosip)

Selebtek.suara.com - Pakar psikologi forensik dan Pemerhati Kepolisian, Reza Indragiri Amriel menilai Putri Candrawathi (PC) melakukan siasat ironi viktimisasi demi bisa terbebas dari jeratan hukuman berat pasal 340.

Ironi viktimisasi yaitu menggeser opini publik terkait statusnya sebagai tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir J menjadi korban kekerasan seksual.

Putri Candrawati bersikukuh mengaku dirinya telah mendapatkan kekerasan seksual dari Brigadir J di Magelang. Hal inilah yang memicu kemarahan Ferdy Sambo yang berujung pada tewasnya sang ajudan.

Pengakuan Putri tersebut bisa mempengaruhi opini publik, otoritas penegakan hukum dan majelis hakim bahwa dia bukanlah pelaku melainkan korban.

"Tampaknya siasat yang digunakan adalah dengan memainkan ironi viktimisasi, seorang pelaku berusaha menggeser dirinya untuk mempengaruhi opini publik, barangkali juga untuk mempengaruhi otoritas penegakan hukum dan majelis hakim bahwa dia bukanlah pelaku melainkan korban," kata Reza Indragiri, dikutip Selebtek dari akun Instagram @rumpi_gosip, Selasa (6/9/2022).

"Ironi yang dimainkan sekarang adalah dengan mengklaim sebagai korban," lanjut Reza.

Jika memang Putri Candrawathi adalah korban kekerasan seksual, maka menurut peraturan ia berhak untuk mendapatkan restitusi dan kompensasi.

Namun restitusi dan kompensasi mensyaratkan bahwa pelaku harus divonis bersalah. Dalam kasus ini pelaku yang diduga Brigadir J telah tiada, sehingga Putri tidak bisa mendapatkan hal tersebut.

"Mendiang Brigadir J sudah tidak ada, maka praktis tidak akan ada persidangan, karena tidak ada persidangan maka praktis tidak akan ada yang bisa divonis, karena tidak ada yang divonis maka niscaya tidak ada restitusi dan kompensasi," kata Reza.

baca juga

Meski demikian, laporan dugaan pelecehan seksual yang sebelumnya sudah dicabut kini kembali diangkat. Bahkan Putri memakai Komnas HAM dan Komnas Perempuan sebagai perpanjangan lidahnya.

Menurut Analisa Reza, jika status Putri Candrawathi berubah menjadi korban pelecehan seksual oleh Brigadir J, maka ia bisa terbebas dari jeratan hukuman berat dari pasal 340.

"PC ini kan terancam hukuman mati ya pasal 340 hukuman mati atau hukuman seumur hidup atau hukuman 20 tahun penjara. Tidak ada lagi jalan utuk berkelit kecuali dengan satu siasat saja mengklaim bahwa 'saya adalah korban'," beber Reza.

Namun, sebagai pakar psikologi forensik, Reza mengaku tidak yakin dengan pelecehan seksual yang diduga dilakukan Brigadir J. Menurutnya seorang predator seksual akan memilih zona yang dikuasainya.

"Saya sulit teryakinkan bahwa ada seorang  predator yang memilih melakukan aksi semacam itu di TKP yang bukan merupakan zona pemangsaan dia. Baik itu di Duren Tiga maupun Magelang. Itu bukan zona pemangsaan yang ideal bagi seseorang yang melakukan kekerasan seksual," pungkasnya.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Putri Candrawathi Lakukan Siasat Ironi Viktimisasi Demi Hindari Hukuman Mati

Putri Candrawathi Lakukan Siasat Ironi Viktimisasi Demi Hindari Hukuman Mati

Selebtek | Selasa, 06 September 2022 | 15:01 WIB

6 Kejanggalan Dugaan Kekerasan Seksual Putri Candrawathi yang Dibongkar LPSK

6 Kejanggalan Dugaan Kekerasan Seksual Putri Candrawathi yang Dibongkar LPSK

News | Selasa, 06 September 2022 | 15:03 WIB

Soal Ruang Rahasia Berisi Mayat Polisi di Rumah Sambo, Begini Kata Polisi

Soal Ruang Rahasia Berisi Mayat Polisi di Rumah Sambo, Begini Kata Polisi

Fresh | Selasa, 06 September 2022 | 14:54 WIB

Putri Candrawathi Jalani Pemeriksaan Uji Kebohongan Hari Ini, Ferdy Sambo Besok

Putri Candrawathi Jalani Pemeriksaan Uji Kebohongan Hari Ini, Ferdy Sambo Besok

Riau | Selasa, 06 September 2022 | 14:54 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×