Kamaruddin Simanjuntak Sindir Keras Sikap Presiden Jokowi: Kasus Pembunuhan Brigadir J Jadi Balilut

Selebtek

Senin, 19 September 2022 | 11:50 WIB
Kamaruddin Simanjuntak Sindir Keras Sikap Presiden Jokowi: Kasus Pembunuhan Brigadir J Jadi Balilut
Kamaruddin Simanjuntak (YouTube Realita TV)

Selebtek.suara.com - Pengacara Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak menyampaikan permohonan maaf kepada publik. Ia merasa tidak mampu menuntaskan kasus pembunuhan kliennya meski telah berlangsung berbulan-bulan.

"Saya atas nama tim penasehat hukum menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warganegara Indonesia karena tidak bisa memenuhi harapan masyarakat," kata Kamarudin, dikutip dari akun TikTok @tobellyboy, Senin (19/9/2022).

Kamaruddin Simanjuntak mengaku kecewa karena proses penyidikan kasus ini seolah berjalan di tempat, meski ia telah berjuang maksimal dengan mengorbankan materi, pikiran dan waktu.

"Sekarang ini sangat mengecewakan. tetapi saya betul-betul minta maaf, saya sudah berjuang dengan mengorbankan segalanya, baik pikiran materi maupun waktu. Saya membiayai semua perkara ini tetapi saya tidak bermaksud mengungkit-ungkit itu," kata Kamaruddin.

Kamaruddin juga menambahkan, sikap Presiden Joko Widodo yang dinilai tidak berbuat sesuatu terkait kasus pembunuhan Brigadir J, membuat pengusutan berjalan lamban.

"Tapi karena Presiden tidak mau berbuat sesuatu kecuali hanya empat kali mengatakan buka seterang-terangnya, pada akhirnya seperti yang saya perkirakan, perkara ini akan menjadi balilut sudah terjadi," lanjut Kamaruddin.

"Artinya sudah tiga bulan perkara ini sejak Juli, Agustus, September perkara tidak terang-terang. Padahal saya katakan dulu, kalau saya yang menjadi penyidik setengah hari saya garansi (kasus) selesai. Tidak sampai seminggu sudah P21 tahap dua, itu dengan kecerdasan saya," ujarnya.

"Tetapi karena Presiden membiarkan Polri terjebak dalam lumpur itu akhirnya mereka sampai hari ini tidak bisa keluar," sambungnya.

Menurut Kamaruddin, seharusnya Polri sudah bisa menetapkan banyak tersangka dalam kasus ini. Namun hingga hari ini baru lima tersangka pembunuhan berencana dan enam tersangka obstrustion of justice.

baca juga

"Harusnya sudah banyak tersangka, minimal 30-35, yang tersangka sampai hari ini baru 5 ditambah 7. Yang 7 itupun salah satu dari 5 itu yaitu tersangka obstrustion of justice," ujar Kamaruddin.

Namun, ia pun sudah tak bisa berbuat apa-apa lagi karena ayah Brigadir J, Samuel juga menyatakan sudah menyerah untuk menuntaskan kasus tersebut.

"Kemudian saya juga memohon maaf atas nama keluarga karena pak Samuel sebagai orang tua daripada almarhum sudah menyatakan sudah selesai lah toh anak saya tidak bisa kembali," tuturnya.

"Kemarin ketika saya ke Jambi, beliau berpesan sudah cukup lah, kami sudah capek pak, kami mendengar aja capek demikian juga masyarakat bilang kami hanya mengikuti saja capek apalagi bapak yang melakukan katanya," ujar Kamaruddin menirukan ucapan keluarga Brigadir J.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengacara Brigadir J Kecewa Atas Kinerja Polri yang Lambat dan Sikap Presiden yang Tidak Tegas

Pengacara Brigadir J Kecewa Atas Kinerja Polri yang Lambat dan Sikap Presiden yang Tidak Tegas

Bandungbarat | Senin, 19 September 2022 | 11:42 WIB

Ferdy Sambo Tak Bisa Protes Lagi Jika Dipecat, Polri: Hasil Sidang Banding Final dan Mengikat

Ferdy Sambo Tak Bisa Protes Lagi Jika Dipecat, Polri: Hasil Sidang Banding Final dan Mengikat

News | Senin, 19 September 2022 | 11:38 WIB

Muncul Isu Putri Candrawathi Diduga Cium Gelagat Perselingkuhan, Pengacara Beberkan Fakta Ini

Muncul Isu Putri Candrawathi Diduga Cium Gelagat Perselingkuhan, Pengacara Beberkan Fakta Ini

Bekaci | Senin, 19 September 2022 | 11:31 WIB

Tak Kunjung Terang, Irma Hutabarat Senggol Presiden Jokowi Terkait Kasus Pembunuhan Brigadir J

Tak Kunjung Terang, Irma Hutabarat Senggol Presiden Jokowi Terkait Kasus Pembunuhan Brigadir J

Soreang | Senin, 19 September 2022 | 11:19 WIB

Terkini

Andi Sudirman Terima Penghargaan Dekranas, Mendagri Puji Sulsel Sebagai Tuan Rumah

Andi Sudirman Terima Penghargaan Dekranas, Mendagri Puji Sulsel Sebagai Tuan Rumah

Sulsel | Senin, 13 Juli 2026 | 05:44 WIB

Parkir Liar di Makassar Kembali Makan Korban, Munafri Ultimatum PD Parkir

Parkir Liar di Makassar Kembali Makan Korban, Munafri Ultimatum PD Parkir

Sulsel | Senin, 13 Juli 2026 | 05:36 WIB

Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026

Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 05:30 WIB

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 23:31 WIB

Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia

Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia

Jabar | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:55 WIB

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:07 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King

Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King

Riau | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:36 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

×