Selebtek.suara.com – Hingga saat ini China tak mengakui kedaulatan Taiwan. Taiwan dianggap penghianat oleh China karena memisahkan diri saat perang sipil di tahun 1949.
Bahkan disebut-sebut China telah mempersiapkan diri menggempur Taiwan. Sementara itu, Joe Biden dengan tegas akan membela Taiwan mati-matian jika hal itu benar terjadi.
Jika tanpa bantuan siapun, Taiwan bukanlah apa-apa bagi China. Berdasarkan Global Frepower (GFP) militer China berada di posisi ketiga di dunia dengan skor Power Index: 0.0511. Sementara Taiwan berada diposisi ke-21 dengan skok Power Index: 0.3215.
Perhitungan Power Index suatu negara GFP menggunakan 50 parameter. Namun, kemampuan nuklir tidak dihitung. Hal ini membuat China jauh lebih unggul karena menjadi salah satu negara bersenjata nuklir, sementara Taiwan tidak memilikinya.
![Ilustrasi tentara China [ANTARA/M. Irfan Ilmie/aa]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2022/09/19/1-ilustrasi-tentara-china.jpg)
Berikut ini perbedaan kekuatan tempur China dan Taiwan:
Personel militer
China: 3.134.000 prajurit dengan 2.000.000 personel aktif
Taiwan: 1.681.500 prajurit dengan 170.000 personel aktif
Armada darat
China:
5.250 unit tank
35.000 kendaraan lapis baja
1.734 artileri
4.120 artileri swagerak
3.160 proyektor roket.
Taiwan:
1.110 unit tank
3.472 kendaraan lapis baja
1.410 artileri
257 artileri swagerak
115 proyektor roket
Armada udara
China:
1.200 unit pesawat tempur
912 helikopter
281 helikopter tempur
Taiwan:
288 unit pesawat tempur
208 helikopter
91 helikopter tempur
Armada laut
China:
2 unit kapal induk
79 kapal selam
49 kapal penjaga
70 kapal perang kecil
41 kapal perusak
Taiwan:
4 unit kapat perusak
4 kapal selam
22 kapal penjaga
2 kapal perang kecil
Itulah perbedaan kekuatan militer China dan Taiwan. Dari sudut apapun China jauh lebih unggul. Belum lagi, China memiliki senjata nuklir, yang saat ini menjadi senjata paling menakutkan di dunia. (*)