Selebtek.suara.com - Sebagai umat Islam tentunya tahu jika mentato tubuh adalah suatu larangan. Namun, Habib Jafar mengatakan seseorang boleh mentato kata-kata yang baik.
Hanya saja, mentato yang dimaksudkan Habib Jafar adalah menanamkan kata-kata baik tersebut ke dalam pikiran.
"Kalau tatto-nya yang baik-baik, Muhammad misal. Nah gini, nama Nabi, nama Allah dan kata-kata yang baik itu boleh di tatto asalkan dipikirannya," kata Habib Jafar saat diundang ke acara podcast PWK bersaha Praz Teguh.
Selain itu, pria kelahiran Bondowoso 21 Juni 1988 tersebut meluruskan anggapan mengapa tato diharamkan. Ia mengatakan jika tato haram bukan karena menghalangi air masuk ke dalam kulit.
"tato itu haram. Dan haramnya bukan karena air enggak masuk saat wudhu atau mandi wajib. Karena memang nabi yang mengharamkan," ujarnya
"Walaupun ada jenis tinta tertentu yang akhirnya bisa menyerap air tetap tato itu haram," lanjut Habib Jafar.
Ucapan Habib Jafar tersebut sesuai dengan hadist Nabi Muhammad tentang larangan tato, termasuk mencukur alis dan mengikir gigi.
“Allah melaknat wanita pembuat tato dan yang bertato wanita yang dicukur alis dan dikikir giginya dengan tujuan mempercantik diri,” (HR Bukhori no 4604 5587 Muslim No 2125 Ibnu Hibban No 5504 Ad Darimi No 2647 Abu Ya’la No 5141).
Namun, bagi yang sudah terlanjur mentato diri tak perlu khawatir, karena ada pengecualian untuk orang-orang yang seperti itu.
Baca Juga: Itinerary 3 Hari 2 Malam di Bandung, Bisa Kemana Saja?
"Tapi kalau sudah kadung (terlanjur) di tato misalnya sebelum di amasuk islam atau ketika dia masih tersesat maka kalau menghapusnya tidak menyakiti dia hapus, kalau menghapusnya tidak menyakiti dia jangan. karena menyakiti itu salah satu yang menyebabkan tato itu haram," jelas Habib Jafar. (*)