Ditanya Mengenai Keinginan Terjun ke Dunia Politik, Jovial da Lopez: Sangat Mungkin!

Selebtek | Suara.com

Minggu, 23 Oktober 2022 | 23:12 WIB
Ditanya Mengenai Keinginan Terjun ke Dunia Politik, Jovial da Lopez: Sangat Mungkin!
Instagram/jovialdalopez

Selebtek.suara.com Jovial da Lopez merupakan salah satu youtuber asal Indonesia yang bisa dikategorikan sebagai awal mula kemunculan Youtuber di Indonesia. Bersama adiknya, Andovi da Lopez, mereka membangun channel youtube bernama skinnyindonesian24.

Namun meskipun sukses dengan channel youtube mereka, kakak beradik ini memutuskan untuk meninggalkan dunia youtube yang telah membesarkan namanya. 

Salah satu alasan mereka memilih undur diri yaitu karena mereka merasa youtube saat ini sangat berbeda dibanding youtube pada zaman mereka.

“Salah satu alasan utamanya tu kita merasa kurang cocok dengan ekosistem youtube sekarang.” Kata Jovi ketika diwawancarai oleh Desta.

Tahun 2021 menjadi tahun terakhir bagi duo da Lopez ini berkarir di skinnyindonesian24. Namun saat ini baik Jovi maupun Andovi masih kerap tampil di youtube. Saat ini, mereka bekerja di akun youtube narasi bersama Najwa Shihab.

Dalam wawancara bersama Vincent, Desta, Hesty dan Enzy itu, Jovi mengaku cukup senang menjalani profesi barunya. Selain menyalurkan kreativitasnya, Jovi mengaku juga bisa menyalurkan pemikiran nasionalismenya.

Jovi mengaku jika darah nasionalismenya itu kemungkinan berasal dari ibunya yang merupakan seorang diplomat. Ketika kecil ia sering diajak sang ibu bertugas ke luar negeri. Disana ia mengaku jika Indonesia selalu dikucilkan oleh negara lain.

“Mungkin dari situ tuh mulai tumbuh rasa-rasa kayaknya gua harus ngebelain negara ini dan ngangkatin segala hal indah di dalamnya,” kata Jovi. 

Kecintaannya terhadap Indonesia juga ditunjukkan oleh Jovi dengan membangun sekolah di Flores yang merupakan kampung halaman ayahnya.

Selain itu, Jovi juga bermimpi untuk lebih aktif dalam pemerintahan Indonesia. Pernyataannya inipun menarik perhatian Enzy yang menjadi host di acara tersebut. Enzy menanyakan perihal kemungkinan dirinya terjun ke dalam dunia politik.

“Sangat mungkin,” tegas Jovi.

Jika kelak memang terjun ke dalam dunia politik, Jovi mengaku ingin lebih fokus ke bidang pendidikan dan entertainment. Jovi juga menambahkan bahwa salah satu alasannya bergabung ke dalam Narasi yaitu untuk belajar dari Najwa Shihab mengenai berbagai hal di bidang politik. 

Di akhir wawancaranya, Jovi ditanya mengenai minatnya menjadi presiden oleh para host.

“Kepikiran, cuma gua kan non Islam jadi susah gitu di negara ini,” jawab Jovi.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anies Baswedan Terancam Jika Nasdem Ogah Hengkang dari Kabinet, Rocky Gerung: PKS dan Demokrat Kesulitan Gabung

Anies Baswedan Terancam Jika Nasdem Ogah Hengkang dari Kabinet, Rocky Gerung: PKS dan Demokrat Kesulitan Gabung

Sumut | Minggu, 23 Oktober 2022 | 18:23 WIB

Ajak Move On dari Pandemi, Seribu Wajah Tokoh Indonesia Bakal Dilukis dalam Waktu Satu Jam

Ajak Move On dari Pandemi, Seribu Wajah Tokoh Indonesia Bakal Dilukis dalam Waktu Satu Jam

Lifestyle | Minggu, 23 Oktober 2022 | 17:28 WIB

Terkini

Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah

Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 23:30 WIB

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:15 WIB

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:00 WIB

Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian

Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 22:12 WIB

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:05 WIB

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:04 WIB

Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya

Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya

Jatim | Senin, 23 Maret 2026 | 22:01 WIB

Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan

Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan

Entertainment | Senin, 23 Maret 2026 | 22:00 WIB

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB