Dikabarkan Mengambil Uang Donasi Pengungsi Suriah, Begini Penjelasan Tiktok

Selebtek

Sabtu, 29 Oktober 2022 | 07:36 WIB
Dikabarkan Mengambil Uang Donasi Pengungsi Suriah, Begini Penjelasan Tiktok
Dikabarkan mengambil donasi para pengungsi Suriah, tiktok beri penjelasan (Youtube/Sepulang Sekolah)

Selebtek.suara.com - Tiktok menjadi salah satu aplikasi yang cukup populer saat ini. Para pengguna bisa menikmati berbagai fitur yang disediakan seperti mengupload video, mengedit video, bercerita dan hal lainnya.

Para pengguna juga bisa menggunakan tiktok untuk meraup keuntungan salah satunya menggunakan live streaming. Namun selain berjualan ada pula beberapa akun yang hanya meminta belas kasihan alias sumbangan dari para penonton.

Hal ini terjadi di beberapa tenda pengungsian warga Suriah terutama di wilayah Barat daya Suriah. Disini, banyak pengungsi yang memanfaatkan live streaming tiktok untuk meminta donasi kepada para pengguna.

Hal  ini awalnya diketahui dari para pengguna tiktok yang mengaku melihat live streaming para pengungsi di laman FYP mereka. Mereka melihat para pengungsi melakukan live streaming sambil meminta uang.

Dalam live streamingnya ini, para pengungsi akan diberi fasilitas oleh seseorang yang disebut The Middleman. Middleman memberikan semua fasilitas pendukung untuk mengadakan live streaming seperti handphone, jaringan internet dan hal pendukung lainnya.

Untuk menjadi seorang middleman ternyata tidak mudah. Salah satu middleman mengaku harus menjual seluruh ternaknya untuk mendapatkan pekerjaan ini.

Sebenarnya satu akun pengungsi bisa mendapat donasi hingga sekitar 1000 USD dalam sekali live streaming. Namun mirisnya, seluruh donasi ini tidak bisa mereka cairkan.

Menurut penelitian BBC, para pengungsi yang mengumpulkan donasi melalui live streaming hanya menerima sekitar 30% dari total donasi yang mereka dapatkan.  Hal ini terungkap setelah tim BBC melakukan eksperimen.

Dalam eksperimennya ini, tim BBC melakukan live streaming di pengungsian Suriah. Tim lain yang berada di London menjadi penonton dan memberi donasi sebanyak 106 USD atau sekitar 1.6 juta rupiah, namun setelah live berakhir, akun tersebut hanya menerima 33 dollar USD atau sekitar 500 ribu rupiah.

baca juga

Ketika ditanyai perihal pemotongan hasil donasi ini, pihak tiktok mengklaim bahwa yang dilakukan oleh para pengungsi merupakan satu hal yang ilegal karena menyalahi salah satu panduan komunitas tiktok. Karena itu, mereka akan dikenakan denda dan uang donasi yang mereka terima juga akan dipotong sebanyak 70 persen.

Setelah berita pemotongan uang donasi ini tersebar, tiktok memblokir seluruh akun yang digunakan untuk meminta donasi di live streaming. Padahal sebelumnya  tim BBC sempat melaporkan 30 akun yang digunakan untuk ‘mengemis’ yang sempat diakui tidak melanggar hukum apapun ini.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral Perempuan Turun Berat Badan 19 Kg dalam 90 Hari Ungkap Rahasia Diet Sederhananya, Tak Pakai Obat!

Viral Perempuan Turun Berat Badan 19 Kg dalam 90 Hari Ungkap Rahasia Diet Sederhananya, Tak Pakai Obat!

Lifestyle | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 16:10 WIB

Link Live Streaming French Open 2022, Jonatan Christie dan Bagas/Fikri Main

Link Live Streaming French Open 2022, Jonatan Christie dan Bagas/Fikri Main

Sport | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 12:04 WIB

Jangan Panik! Lakukan Cara Ini Jika Akun TikTok Diretas

Jangan Panik! Lakukan Cara Ini Jika Akun TikTok Diretas

Tekno | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 10:59 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×