Nevi tiba di rumah Ferdy Sambo di jalan Saguling pukul 15.25 WIB. Tes swab selesai sekitar pukul 15.50 WIB dan dirinya langsung pulang. Ia menyebut hasil swab keempat orang tersebut negatif.
Sementara itu, Ishbah Azaka Tilawah mengaku melakuan tes PCR terhadap Ferdy Sambo dan ajudannya, Daden Miftahul Haq pada 7 Juli 2022. Saat itu, tes berlangsung di Mabes Polri.
"Tanggal 7 siapa saja yang saudara swab?" tanya hakim.
"Bapak FS sama bapak Daden," jawab Ishbah.
"Tanggal 7 jam berapa?" lanjut hakim.
"Jam 7 pagi," ucap Ishbah.
"Di rumah?" tanya hakim.
"Di kantor, di Mabes," ucap Ishbah.
Dalam skenario yang dirancang, Ferdy Sambo mengatakan terjadi baku tembak antara Brigadir J dengan Bharada E yang menyebabkan tewasnya Yosua. Ia mengaku dirinya tidak berada di lokasi kejadian karena sedang menjalani tes Swab.
Baca Juga: Antam Komitmen Lestarikan Keanekaragaman Hayati, Ini Sejumlah Upaya yang Telah Dilakukan
Namun dengan pengakuan kedua nakes pada sidang hari ini, satu persatu skenario palsu rancangan Ferdy Sambo akhirnya terpatahkan.(*)