"Takut saja, Pak. Sebenarnya kami takut karena ini sudah ada yang meninggal," beber Romer.
JPU kemudian mendalami keterangan saksi soal insiden penembakan di rumah dinas Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022 lalu.
Dalam kesaksiannya, Romer menyebut sebelum masuk ke dalam rumah usai mendengar bunyi tembakan ia bertemu dengan Ferdy Sambo.
Selanjutnya, saksi masuk ke dalam rumah dan bertemu dengan Ricky Rizal.
"Saksi beretemu terdakwa Ricky Rizal atau terdakwa Kuat Ma'ruf terlebih dahulu?" tanya JPU.
"Bang Ricky dulu," jawab Romer.
JPU juga mendalami soal ekspresi Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal ketika melihat jenazah Yosua. Menurut Romer, tidak tampak kepanikan di wajah Kuat dan Ricky.
"Di BAP saudara menjelaskan bahwa kondisi mereka dalam keadaan diam?" tanya JPU.
"Betul," jawab Romer.
"Tidak kah saudara melihat adanya kegelisahan atau kepanikan dari diri terdakwa RR dan KM?" cecar JPU.
"Kalau saya memperhatikan bang Ricky cuma diam saja. Karena saya tanya tidak dijawab," jawab Romer.
"Tidak ada kepanikan?" lanjut JPU.
"Iya," jawab Romer.(*)