Selebtek.suara.com - Pengacara keluarga Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, Kamaruddin Simanjuntak geram dengan pernyataan kuasa hukum Putri Candrawathi, Febri Diansyah yang menduga kliennya memiliki kepribadian ganda.
Menurut salah satu tim kuasa hukum Ferdy Sambo-Putri Candrawathi itu, perilaku Yosua di lingkungan keluarga bisa saja berbeda apabila ia bersama teman-temannya.
Menanggapi pernyataan tersebut, Kamaruddin memberikan jawaban yang menohok. Ia menilai serangan dari kubu Sambo hanya bertujuan untuk membunuh karakter Yosua.
"Mereka melihat karena Yosua ini terlalu sempurna, maka mereka menciptakan hoaks," kata Kamaruddin dikutip dari YouTube KOMPASTV, Jumat (11/11/2022).
Menurutnya, justru Ferdy Sambo lah yang memiliki kepribadian ganda. Ia pun memaparkan alasannya.
"Sekarang kita lihat yang gila siapa atau yang berkepribadian ganda seperti tuduhan mereka siapa," ujar Kamaruddin.
![Pengacara Kamaruddin Simanjuntak di PN Jakarta Selatan [YouTube KOMPASTV]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2022/10/25/1-pengacara-kamaruddin-simanjuntak-di-pn-jakarta-selatan-youtube-kompastv.jpg)
"Ferdy Sambo itu kan penegak hukum, tugas dia memberantas kejahatan hukum, tugasnya melindungi rakyat tapi yang dia lakukan membunuh ajudan. Itukan kepribadian ganda. Di sisi lain dia penegak hukum, di sisi lain membinasakan anak buah," beber Kamaruddin.
"Tugas polisi itu adalah pelindung masyarakat. Memberantas judi, narkoba dan kejahatan lainnya. Tetapi dia malah bermain di area judi. Kalau orang setor ke 303 dia tidak berantas. Tapi kalau tidak setor ditangkapi, kan begitu. Di satu sisi dia penegak hukum memberantas kejahatan di sisi lain dia memelihara kejahatan," lanjutnya.
Tidak hanya itu, Kamaruddin juga menyebut Ferdy Sambo orang yang temperamental. Hal ini untuk membantah tuduhan ART Susi yang menyebut Yosua memiliki kepribadian yang temperamental.
"Yang temperamental itu adalah Ferdy Sambo, dia dihasut oleh Kuat Ma'ruf, dihasut oleh istrinya. Tanpa bertanya langsung membunuh. Kalau dia tidak temperamental harusnya dia bertanya, panggil semua satu persatu, ditanyain satu persatu, lihat gak, alamin gak, dimana, apa perbuatannya," tutur Kamaruddin.
"Kalau yakin ada perbuatan pidana maka lapor polisi, karena yang berhak mengusut kejahatan adalah polisi," tandasnya.
Tuduhan terkait kepribadian Yosua ini dilontarkan dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Dalam kasus tersebut, lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Kuat Ma'ruf, Ricky Rizal dan Richard Eliezer.(*)