Argentina Mati Kutu! Messi Terancam Absen di Semifinal Lawan Kroasia, Ini Penyebabnya

Selebtek

Minggu, 11 Desember 2022 | 12:21 WIB
Argentina Mati Kutu! Messi Terancam Absen di Semifinal Lawan Kroasia, Ini Penyebabnya
Messi terancam absen di laga Argentina vs Kroasia di babak Semifinal Piala Dunia 2022 Qatar (istimewa)

Selebtek.suara.com - Timnas Argentina bisa mati kutu pada laga semifinal melawan Kroasia. Hal ini terjadi jika FIFA memberikan sanksi berupa larangan main terhadap Messi dan sejumlah pemain lain pada laga tersebut. 

Federasi sepak bola dunia, FIFA tengah melakukan investigasi adanya pelanggaran pasca banjir kartu kuning saat laga Argentina vs Belanda. FIFA tengah membuka proses investigasi terhadap Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) untuk dua potensi pelanggaran kode disiplin dalam duel perempat final Piala Dunia 2022 melawan Belanda.

Saat duel Argentina melawan Belanda yang berlangsung sengit membuat wasit asal Spanyol Antonio Mateu Lahoz harus mengeluarkan 18 kartu kuning. Dari banjir kartu kuning tersebut ada potensi pelanggaran pasal 12 (tentang pelanggaran pemain dan ofisial) dan pasal 16 (tentang ketertiban dan keamanan di pertandingan). 

Insiden Leandro Paredes yang menendang bola ke arah bench Belanda juga masuk dalam potensi pelanggaran, termasuk Messi dan Emiliano Martinez yang disebut melakukan pelanggaran karena mengkritik wasit Lahoz. Messi juga sempat bersitegang dengan ofisial pelatih timnas Belanda, termasuk Louis van Gaal dan Edgar Davids.

"Komite Disiplin FIFA telah membuka proses [investigasi] terhadap Asosiasi Sepak Bola Argentina karena potensi pelanggaran dari Kode Disiplin FIFA selama pertandingan Belanda vs Argentina yang berlangsung pada 9 Desember," demikian pernyataan resmi FIFA, seperti dikutip Sport Bible.

Komite Disiplin FIFA juga sudah membuka proses investigasi terhadap Asosiasi Sepak Bola Belanda karena potensi pelanggaran pasal 12 dalam pertandingan yang sama.

Sebelumnya, Messi mengkritik keputusan FIFA karena menunjuk Lahoz yang dikenal punya rekam jejak buruk. Kekesalan Messi muncul setelah wasit Lahoz memberi perpanjangan waktu hingga 10 menit. Belanda kemudian menyamakan kedudukan 2-2 di menit ke-11.

Dalam peraturan Piala Dunia 2022 menyebut kartu kuning di perempat final akan dihapus di semifinal. Namun jika investigasi FIFA menunjukkan adanya potensi pelanggaran dari dua pasal di atas Messi, Paredes, dan Martinez terancam absen karena sanksi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kroasia Langsung Dijatuhi Sanksi FIFA Usai Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2022

Kroasia Langsung Dijatuhi Sanksi FIFA Usai Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2022

Selebtek | Sabtu, 10 Desember 2022 | 06:38 WIB

Argentina Dihujani Kartu Kuning, Messi Kecam Wasit Sampai Bawa-bawa FIFA

Argentina Dihujani Kartu Kuning, Messi Kecam Wasit Sampai Bawa-bawa FIFA

Selebtek | Sabtu, 10 Desember 2022 | 21:37 WIB

Menyusul Kroasia, FIFA Juga Jatuhkan Hukuman Kepada Serbia dan Arab Saudi!

Menyusul Kroasia, FIFA Juga Jatuhkan Hukuman Kepada Serbia dan Arab Saudi!

Selebtek | Sabtu, 10 Desember 2022 | 16:00 WIB

Terkini

Analisis Taktik Ekuador vs Jerman: Die Mannschaft Jaga Mental Juara

Analisis Taktik Ekuador vs Jerman: Die Mannschaft Jaga Mental Juara

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:50 WIB

Sinergi Kawal Kedaulatan Hukum, Imigrasi Sumut Ambil Bagian dalam Diskusi RUU HPI di USU

Sinergi Kawal Kedaulatan Hukum, Imigrasi Sumut Ambil Bagian dalam Diskusi RUU HPI di USU

Sumut | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:46 WIB

Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia

Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:44 WIB

PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak

PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:41 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

5 Serial Netflix Terbaik 2026 yang Wajib Masuk Daftar Tontonan

5 Serial Netflix Terbaik 2026 yang Wajib Masuk Daftar Tontonan

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:25 WIB

Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim

Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:24 WIB

Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna

Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:23 WIB

Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M

Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:19 WIB