MBG Maju Kena Mundur Kena, Guru Besar UGM Nilai Prabowo Terjebak Program Amburadul

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:18 WIB
MBG Maju Kena Mundur Kena, Guru Besar UGM Nilai Prabowo Terjebak Program Amburadul
Potret Prabowo Subianto (Instagram/Prabowo)
baca 10 detik
  • Pemerintah pusat menghadapi dilema karena program Makan Bergizi Gratis memicu keracunan massal namun berisiko menimbulkan turbulensi ekonomi jika dihentikan.
  • Guru Besar UGM Gabriel Lele menyatakan situasi sulit ini terjadi akibat perencanaan kebijakan yang terburu-buru dan mengabaikan keselamatan.
  • Gabriel mengusulkan pemerintah menghentikan sementara program tersebut, melakukan evaluasi total, dan memulai kembali melalui proyek percontohan yang terarah.

Suara.com - Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menempatkan Pemerintah Pusat dalam posisi serba salah dan dilematis.

Di satu sisi, kembali maraknya insiden keracunan massal yang menimpa para peserta didik menuntut adanya penghentian total dan evaluasi menyeluruh.

Namun di sisi lain, menghentikan program yang sudah terlanjur berjalan secara masif ini berisiko memicu turbulensi ekonomi serta konsekuensi hukum yang membahayakan posisi kepemimpinan di masa mendatang.

Guru Besar Manajemen dan Kebijakan Publik Fisipol UGM, Gabriel Lele menilai situasi dilematis atau 'maju kena mundur kena' ini muncul akibat penyusunan kebijakan yang terburu-buru dan mengabaikan kaidah perencanaan yang matang sejak awal.

"Ya itu, konsekuensi dari perencanaan dan pelaksanaan yang amburadul seperti itu. Boleh jadi pemerintah, Prabowo dalam hal ini secara khusus ya was-was juga," kata Gabriel saat dihubungi, Kamis (6/8/2026).

"Ini kalau 2029 terpilih lagi, kalau tidak terpilih lalu pemerintahan baru mengutak-ngatik lagi pelaksanaan program MBG dengan kerugian negara yang sekian, ya kena kasus nanti beliau. Jadi ini maju kena mundur kena," sambungnya.

Diakui Gabriel, pemerintah memang tidak bisa menutup mata terhadap dampak ekonomi apabila MBG dihentikan. Namun, keselamatan masyarakat tidak boleh dikorbankan hanya demi mempertahankan perputaran ekonomi yang tercipta dari program tersebut.

"Pasti dampaknya akan besar tetapi kalau kita misalnya sekadar menghitung dampak perputaran ekonomi dengan mengabaikan dampak keselamatan, itu kan sangat tidak bisa diterima," tegasnya.

Standar keselamatan dalam program pangan publik seharusnya tidak mengenal toleransi terhadap kesalahan. Maka dari itu, deretan kasus keracunan semestinya menjadi alasan kuat bagi pemerintah untuk menghentikan sementara pelaksanaan program dan melakukan evaluasi menyeluruh.

baca juga

"Kalau sudah berbicara dengan tentang standar keselamatan, nyawa, maka ya margin of error-nya nol, enggak boleh terjadi kesalahan dan kalau sampai terjadi kesalahan, hentikan dan dievaluasi total," tandasnya.

Pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) tidak akan menjadi solusi apabila pemerintah tetap mempertahankan tata kelola yang sama. Menurutnya, sumber persoalan MBG berada pada sistem yang tidak pernah dibenahi sejak program diluncurkan.

Ia menilai pemerintah terburu-buru menjalankan MBG demi memenuhi janji politik tanpa melalui tahapan uji coba sebagaimana lazim diterapkan dalam kebijakan publik berskala nasional.

Gabriel tak memungkiri bahwa penghentian MBG akan semakin sulit setelah program tersebut melibatkan banyak kepentingan politik dan ekonomi.

Menurutnya, kondisi itu membuat keputusan menghentikan program hanya bisa datang langsung dari Presiden Prabowo.

"Lalu yang membuat MBG ini agak sulit juga untuk dihentikan kecuali datang dari Pak Prabowo sendiri, adalah ini kan sudah jadi mainan oligarki, oligarkinya diperluas. Kalau dulu para pengusaha biasa, sekarang kan TNI-Polri masuk, partai politik juga masuk," tandasnya.

Diusulkan Gabriel, pemerintah sebaiknya menghentikan sementara MBG, mengevaluasi total tata kelola program, kemudian memulai kembali melalui pilot project dengan sasaran yang lebih jelas.

"Pilihan komprominya adalah hentikan sementara, evaluasi, mulai dulu dengan katakanlah 1 tahun ini pilot, baru kemudian dilanjutkan secara lebih besar, mungkin di tahun-tahun berikutnya dengan tata kelola yang lebih baik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Putuskan Gubernur BI Pekan Ini, Destry Damayanti Segera Dilantik?

Prabowo Putuskan Gubernur BI Pekan Ini, Destry Damayanti Segera Dilantik?

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:11 WIB

Skor PISA RI di Bawah Vietnam, Prabowo: Terima Sebagai Koreksi, Tapi Kita Jangan Terlalu Takut

Skor PISA RI di Bawah Vietnam, Prabowo: Terima Sebagai Koreksi, Tapi Kita Jangan Terlalu Takut

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Sentil Prestasi Timnas, Prabowo Bandingkan RI dengan Cape Verde yang Penduduknya Kalah dari Sumedang

Sentil Prestasi Timnas, Prabowo Bandingkan RI dengan Cape Verde yang Penduduknya Kalah dari Sumedang

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Prabowo: Orang Pintar Kita Banyak, Harus Dicari, Dibina dan Diberi Kesempatan

Prabowo: Orang Pintar Kita Banyak, Harus Dicari, Dibina dan Diberi Kesempatan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Bisa Deteksi Makanan Busuk di Ompreng, Ini Inovasi BRIN untuk MBG yang Bikin Prabowo Kepincut

Bisa Deteksi Makanan Busuk di Ompreng, Ini Inovasi BRIN untuk MBG yang Bikin Prabowo Kepincut

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:34 WIB

Keracunan MBG Marak Lagi, Bisakah Pengelola dan Pejabat Dipidanakan?

Keracunan MBG Marak Lagi, Bisakah Pengelola dan Pejabat Dipidanakan?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Terkini

MBG Maju Kena Mundur Kena, Guru Besar UGM Nilai Prabowo Terjebak Program Amburadul

MBG Maju Kena Mundur Kena, Guru Besar UGM Nilai Prabowo Terjebak Program Amburadul

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:18 WIB

Bunga KPR Super Ringan! Wujudkan Rumah Impian di BRI Consumer Expo 2026

Bunga KPR Super Ringan! Wujudkan Rumah Impian di BRI Consumer Expo 2026

Bri | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:17 WIB

Bukan Sekadar Turunkan Gula Darah, Ini Tantangan Terberat Pasien Diabetes yang Sering Diabaikan

Bukan Sekadar Turunkan Gula Darah, Ini Tantangan Terberat Pasien Diabetes yang Sering Diabaikan

Health | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:16 WIB

Mau Tampil Gentle? Intip 4 OOTD Dandy Smart Casual ala Kang Hoon

Mau Tampil Gentle? Intip 4 OOTD Dandy Smart Casual ala Kang Hoon

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15 WIB

Pegadaian, Pupuk Indonesia, Pelindo dan Angkasa Pura Didorong untuk IPO

Pegadaian, Pupuk Indonesia, Pelindo dan Angkasa Pura Didorong untuk IPO

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Prabowo Putuskan Gubernur BI Pekan Ini, Destry Damayanti Segera Dilantik?

Prabowo Putuskan Gubernur BI Pekan Ini, Destry Damayanti Segera Dilantik?

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:11 WIB

Siapa Dokter Tamara Jasmine? Sosok yang Viral Usai Sindir Pasien BPJS Kesehatan

Siapa Dokter Tamara Jasmine? Sosok yang Viral Usai Sindir Pasien BPJS Kesehatan

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:10 WIB

Bukan Sekadar Layanan, Ini Cara BRI Beri Penghormatan Spesial untuk Purnatugas

Bukan Sekadar Layanan, Ini Cara BRI Beri Penghormatan Spesial untuk Purnatugas

Bri | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Misi Mandiri Teknologi, Kepala BRIN Targetkan Indonesia Tak Lagi Bergantung pada Chip Asing

Misi Mandiri Teknologi, Kepala BRIN Targetkan Indonesia Tak Lagi Bergantung pada Chip Asing

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Takaran Sunscreen 2 Ruas Jari Berlaku untuk Semua Tekstur atau Tidak? Ini Kata Dokter

Takaran Sunscreen 2 Ruas Jari Berlaku untuk Semua Tekstur atau Tidak? Ini Kata Dokter

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:05 WIB

×