Selebtek.suara.com - Venna Melinda mengaku sudah tiga bulan alami stress dan tertekan gara-gara kelakuan sang suami, Ferry Irawan.
Tindakan KDRT yang dialami Venna Melinda di sebuah kamar hotel di Kediri merupakan klimaks dari pertikaian di antara mereka. Akibat penganiayaan tersebut, ibunda Verrell dan Athalla itu menderita luka di hidung dan retak pada tulang tusuknya.
Saat diperiksa di Mapolda Jawa Timur, Venna Melinda yang ditemani kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea pun membeberkan detik-detik saat dirinya alami insiden mengerikan yang dilakukan oleh Ferry Irawan.
Awal mula pertengkaran
KDRT yang dialami Venna Melinda berawal saat Ferry Irawan mengajaknya berhubungan suami istri di kamar hotel pada jam 03.00 dini hari.
Namun saat itu Venna Melinda tengah mengalami asam lambung. Ia pun ingin istirahat karena keesokan harinya harus ke Tulungagung untuk urusan pekerjaan.
Ferry Irawan yang marah gara-gara permintaannya tak dituruti, kemudian mengirim link video masa lalu Venna Melinda yang belum berhijab.
"Jam 6 pagi saya bangun dikirimin link. Kan begitu kalau enggak keturutan, disindir lah, itu saya terganggu, itu sudah sering kali," kata Venna Melinda dikutip Selebtek.suara.com dari video yang diunggah di kanal YouTube CumiCumi, Jumat (13/1/2023).
Hal itu memicu pertengkaran dan Ferry Irawan melakukan perbuatan kasar kepada Venna Melinda.
Baca Juga: Deretan Drama Korea yang Bercerita Tentang Bullying Selain The Glory, Sukses Pukau Penonton
"Akhirnya kita ribut, dia towel semua organ-organ saya dengan kasar," ungkap Venna Melinda.
"Saya mau ini susah banget," lanjut Venna menirukan ucapan Ferry Irawan.
Meski sempat bertengkar, saat itu emosi Ferry Irawan mereda dan memeluk Venna Melinda sembari meminta maaf.
Namun, emosi Ferry kembali memuncak saat dirinya sedang buang air besar (BAB). Ia tersinggung lantaran Venna sempat menutup pintu kamar mandi karena mual akibat bau tak sedap.
"Saya tutup pintu kamar mandi karena mual, dia kan lagi BAB. Dia marah, pokoknya hal kecil," kata Venna.
![Venna Melinda [SuaraJatim: Dimas Angga]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2023/01/12/1-venna-melinda.jpg)
Ferry Irawan menyerang Venna Melinda
Ferry Irawan kemudian menyerang Venna hingga wajahnya berdarah-darah.
Sambil berlumuran darah, Venna Melinda berhasil keluar dari kamar dan berlari sambil berteriak di koridor hotel meminta pertolongan, tapi tak seorang pun membantunya.
Sampai akhirnya, Venna Melinda bertemu dengan petugas kebersihan yang kaget melihatnya sudah berlumuran darah.
"Saya waktu itu berdarah banyak, kemudian saya berhasil keluar. Saya berlari di koridor hotel, minta tolong tapi nggak ada yang nolongin. Sampai lift, saya ketemu mbak petugas kebersihan, dia kaget lihat saya berdarah," kata Venna Melinda.
Sayangnya, Ferry Irawan yang mengejar Venna Melinda menghalang-halangi petugas kebersihan memberikan pertolongan.
Venna lantas meminta petugas kebersihan itu untuk menghubungi polisi.
"Ferry menyuruh mbaknya mundur, makanya mbaknya mundur. Sebelum mundur, saya minta tolong mbaknya panggil polisi. Saya kembali ke kamar," kata Venna.
Venna kembali ke kamar untuk mengambil ponselnya. Saat itu Ferry Irawan justru kembali melanjutkan aksinya dengan mendorong Venna Melinda ke tembok.
"Saya ambil telepon saya, dia dorong saya lagi ke tembok. Di situ saya tatap matanya 'Ferry kamu punya ibu perempuan, kamu punya adik perempuan', di situ dia seperti tersadar," tutur Venna Melinda.
![Kondisi Venna Melinda Usai Dianiaya Ferry Irawan [Instagram/@athalanaufal @lambe_danu_official99]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2023/01/10/1-0ec60d21-9033-4c2f-ad01-21d9b0f080b2.jpeg)
Venna Melinda mendapat pertolongan
Saat Ferry Irawan mulai tersadar, Venna Melinda mengambil kesempatan itu dan menghubungi salah satu orang pada kontak WhatsAppnya.
Tak disengaja, Venna Melinda menghungi Ketua DPD Perindo lewat video call yang menyaksikan kondisinya berlumuran darah. Mengetahui istrinya sedang video call, Ferry Irawan pun menghentikan aksinya.
"Di situlah saya ada kesempatan ambil HP, saya asal pencet dan yang terpencet video call DPD Perindo itu dan bisa lihat darah saya," ujar Venna.
"Di situ Ferry berhenti nggak menyerang saya lagi, karena kalau dia menyerang terbukti kan, live. Di situ saya selamat banget," lanjutnya.
Venna Melinda mengaku sangat kecewa pada suaminya karena tidak mengakui perbuatan bejatnya itu saat petugas hotel datang dan menanyakan peristiwa yang terjadi.
"Di situ mas Ferry bilang bukan saya pelakunya. Di situ saya kecewa," ujar Venna.
Venna juga menyebut Ferry Irawan seakan menghalang-halangi istrinya mendapat bantuan padahal saat itu dia sudah berdara2h-darah.
Saat polisi datang, Ferry tetap tidak mengakui perbuatannya malah berbohong dan memanipulasi.
Venna Melinda mantap gugat cerai
Hal itu membuat Venna Melinda trauma dan mantap menggugat cerai sang suami.
"Insha Allah pulang ke Jakarta saya akan mengurus cerai," pungkasnya.
Kasus KDRT tersebut sudah dilaporkan Venna Melinda ke Polres Kediri pada Minggu (8/1/2023) yang kemudian dilimpahkan ke Polda Jawa Timur. Saat ini Ferry juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.(*)