Selebtek.suara.com - Ibunda Indah Permatasari sampai saat ini belum memberikan restu kepada Arie Kriting. Namun hal itu berbeda dengan sang ayah, Nasrudin.
Sejak awal, ayah Indah Permatasari tak mempermasalahkan pernikahan mereka bahkan tak ingin membenci Arie Kriting.
"Sebetulnya kan ibu aja yang bermasalah kan. Kalau saya kan jujur ya namanya orang berpacaran dan sudah niat untuk menikah ya itu harus direstui," kata Nasrudin sebagaimana dikutip Hops.id dari tayangan YouTube Cumi Cumi.
Lebih lanjut, ayah Indah Permatasari mengungkap bahwa sebelumnya Nursyah tidak memiliki masalah dengan Arie Kriting.
![Beda dengan Nursyah, Ayah Indah Permatasari Justru Beri Restu Arie Kriting Nikahi Putrinya [Instagram/@mustaminnursyah, @arie_kriting]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2023/03/08/1-a020b97f-407f-4a01-9083-81813fd419e5.jpeg)
Namun ketika komika tersebut mengutarakan niatnya untuk menikahi Indah Permatasari, rasa suka Nursyah terhadap Arie Kriting berubah menjadi benci.
"Awal-awal itu kan ibu sepertinya suka sama Arie, hanya karena Arie maunya pacaran sama Indah, disitulah buat masalah awal pacarannya," ujar Nasrudin.
Nursyah tidak setuju jika Arie Kriting menikahi Indah Permatasari.
"Ibu tidak setuju, kalau berteman sih oke," jelasnya.
Meski Indah Permatasari dan Arie Kriting kini sudah dikaruniai seorang anak laki-laki, pendirian Nursyah masih belum berubah.
Baca Juga: Kalau Duet Prabowo-Ganjar Terjadi, Cak Imin: Koalisi PKB-Gerindra Pasti Bubar
Kekinian Nasrudin menyebut pihak keluarga berusaha untuk mendamaikan Nursyah dan Arie Kriting. Hal itu terjadi saat momen pernikahan adik Indah Permatasari, Sinta Mutiara Bella beberapa waktu lalu.
Namun hal itu tidak terwujud lantaran Arie Kriting tidak datang mendampingi Indah Permatasari. Nursyah pun menyebut tidak mau melihat sang menantu.
Nursyah mengaku menghindari Arie Kriting agar tidak salah bicara dan menggiring konflik lebih lanjut.
Nursyah sendiri memberikan syarat jika ingin berdamai, yakni agar Indah Permatasari diruqyah dan Arie Kriting melakukan mubahalah di masjid.
Banyak yang menilai bahwa syarat itu terlalu berat, pasalnya mubahalah hampir serupa dengan sumpah pocong yang memiliki risiko besar.(*)