selebtek

Heboh Pengobatan Ajaib Ida Dayak, Apakah Muslim Boleh Ikut Berobat? Ini Kata Buya Yahya

Selebtek Suara.Com
Senin, 10 April 2023 | 07:30 WIB
Heboh Pengobatan Ajaib Ida Dayak, Apakah Muslim Boleh Ikut Berobat? Ini Kata Buya Yahya
Heboh Pengobatan Ajaib Ida Dayak, Apakah Muslim Boleh Ikut Berobat? Ini Kata Buya Yahya (Tangkapan layar TV Al-Bahjah)

Selebtek.suara.com - Belakangan ini publik tengah dihebohkan dengan fenomena pengobatan Ida Dayak.

Wanita asal Kalimantan Timur ini menuai sorotan dan dianggap sakti karena bisa mengobati berbagai penyakit tanpa pengobatan medis.

Dalam beberapa video yang beredar di media sosial, tampak wanita yang selalu mengenakan pakaian khas suku Dayak ini bisa menyembuhkan pasien yang lumpuh atau tangan bengkok tanpa bantuan medis.

Cara Ida Dayak mengobati pasiennya pun cukup sederhana. Ia hanya menggunakan minyak warna merah khas suku Dayak lalu mengurut bagian tubuh pasien yang sakit.

Hal tersebut membuat sebagian umat Muslim bertanya-tanya apakah boleh mengikuti pengobatan Ida Dayak tersebut.

Melansir video yang tayang di kanal YouTube TV Al-Bahjah, KH Yahya Zainul Maarif atau Buya Yahya menyebut pengobatan merupakan bagian dari kebaikan yang memberikan manfaat.

Setiap muslim diperintahkan untuk bertanya pada orang yang memiliki keahlian termasuk pengobatan. Bahkan umat Islam pun diperbolehkan berobat kepada non muslim.

"Jika itu pengobatan yang sifatnya mengadalkan keahliannya, maka hal itu bukan sekedar boleh tapi kita diajarkan, diperintahkan untuk kita bertanya kepada orang yang punya keahlian," tutur Buya Yahya, dikutip Selebtek.suara.com pada Senin (10/4/2023).

"Kita boleh pergi ke dokter yang non muslim sekalipun," sambungnya.

Baca Juga: Profil Sridevi DA, Pemeran Adara dalam Sinetron Magic 5 Indosiar

Ida Dayak [Twitter/@idadayak]
Ida Dayak (sumber: Twitter/@idadayak)

Buya Yahya memberi contoh jika sakit gigi maka muslim boleh berobat ke dokter non muslim sekalipun untuk mengurusi giginya.

Namun ada juga aturan dalam Islam yang membatasi interaksi antara dokter dan pasien yang berlainan jenis.

"Tapi secara umum, Anda seorang wanita muslimah, ingin benahi gigi Anda ke seorang dokter non-muslim, maka sah-sah saja. Ini berkenaan dengan keahlian. Termasuk operasi dan segala macem, diperkenankan karena berkenaan dengan keahlian," ungkap Buya.

"Maka jika seperti tu kepada siapapun pengobatannya sah," jelasnya.

Rambu-rambu tersebut juga berlaku dalam pengobatan patah tulang atau pijat.

"Termasuk ilmu pijit sekalipun. Anda seorang laki-laki ingin pijit kepada seorang laki-laki non muslim, maka sah saja. Karena itu keahlian. Jadi sebatas keahlian maka itu boleh," terang Buya Yahya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI