Selebtek.suara.com - Shane Lukas, salah satu tersangka kasus penganiayaan David, berharap dapat bertemu langsung dan meminta maaf kepada putra Jonathan Latumahina itu.
Selain mendo'akan kesembuhan David, Shane juga berjanji akan kooperatif dalam proses persidangan.
"Saya Shane Lukas, saya berjanji akan korporatif dalam pengadilan. Dan untuk David saya berharap semoga cepet sembuh," kata Shane Lukas dalam wawancaranya dengan Abraham Silaban, dikutip Selebtek.suara.com dari TikTok @abraham_silabanreal, Selasa (11/4/ 2023).
Shane juga mengungkapkan bahwa dirinya merasa takut dan bersalah, namun dirinya akan bertanggung jawab atas apa yang diperbuatnya.
"Takut, deg-degan, merasa bersalah,"ujar Shane, "Tapi saya harus terus maju. Bagaimanapun besar kecilnya yang telah terjadi harus dipertanggungjawabkan," lanjutnya.
Saat Abraham Silaban menanyakan soal surat yang dikirimkannya untuk David, Shane Lukas menyebut atas hati nurani dirinya tergerak untuk bertemu dengan David.
"Inisiatifnya lebih ke hati nurani tergerak karena saya jujur ingin ketemu David, pengen banget ngobrol," ujar Shane.
Meskipun Shane harus menjalani masa tahanan di Rutan Polda, dirinya sangat berharap bisa bertemu David secara langsung.
"Cuma saya harus menjalani masa tahanan di Rutan Polda. Saya juga harus mengikuti peraturan yang ada, nggak bisa sembarangan," kata Shane, "Tapi saya berharap ingin bertemu David, ingin meminta maaf kalau bisa," tandasnya.
Baca Juga: Mario Ngeles! Mengaku Tidak Ada Niat Menganiaya David: Ngapain Juga Saya Mukulin Anak Kecil
Yang mengejutkan, Shane mengaku tidak menyangka Mario akan melakukan tindakan keji ke David. Karena menurutnya Mario masih bersikap baik kepada David.
"Mario melakukan itu di luar ekspektasi saya. Karena pada saat itu si David di chat pun masih ngomong baik-baik. Keluar pun di rangkul, duduk bareng-bareng," pungkas Shane. ***