Selebtek.suara.com - Marshanda baru-baru ini mengaku bahwa ia menjadi merasa diacuhkan oleh keluarganya saat ia masih kecil.
Menurut mantan istri Ben Kasyafani ini disfungsional dalam keluarga merupakan hal yang wajar. Apalagi ia mengalami hal tersebut saat ia berusia 7 tahun dan kedua orang tuanya baru bercerai.
"Aku rasa, aku pikir-pikir nggak ada keluarga di dunia ini yang 100 persen fungsional. Pasti di setiap keluarga itu ada yang nggak cocok, ada yang kritik, ada yang suka cekcok. Ini sebenarnya sesuatu yang umum terjadi," ujar Marshanda, dikutip dari Youtube TRANS TV OFFICIAL, Kamis (10/8/2023).
Pesinetron Bidadari itu mengatakan setelah kedua orang tuanya bercerai, ibunya selalu sibuk bekerja. Sedangkan, ayahnya pergi meninggalkan rumah. Hal tersebut membuat Marshanda merasa tak mendapatkan kasih sayang yang utuh dari keluarganya.
Pernah menjadi korban disfungsional keluarga membuat Marshanda memiliki ketakutan terbesar kepada anak semata wayangnya, Sienna. Apalagi putrinya juga bagian dari korban perceraian dirinya dan Ben Kasyafani.
"Aku sering bilang sama Ben, ketakutan terbesar aku itu adalah Sienna itu ke aku seperti aku dengan papahku," jelasnya.
Namun, Ben Kasyafani meyakinkan Marshanda bahwa ketakutannya terhadap Sienna tidak akan pernah terjadi, mengingat
"Tapi Ben bilang 'Nggak itu sama sekali nggak benar karena kamu masih ketemu Sienna, kamu masih tiap weekend, kamu masih punya tempat yang besar di hati Sienna'. Itu Ben yang ngomong, aku jujur nggak mau Sienna nganggep aku nggak menyayangi dia," pungkasnya.
Baca Juga: Tertahan di Kandang, Persija Gagal Kudeta Posisi Puncak Klasemen BRI Liga 1