Walikota Depok Menolak Dicap Intoleran Usai Viral Penolakan Ibadah di Kapel, Warga Bicara Lain!

Selebtek | Suara.com

Kamis, 21 September 2023 | 15:58 WIB
Walikota Depok Menolak Dicap Intoleran Usai Viral Penolakan Ibadah di Kapel, Warga Bicara Lain!
Walikota Depok Menolak Dicap Intoleran Usai Viral Penolakan Ibadah di Kapel, Pengurus Kapel Bicara Lain (ist)

Selebtek.suara.com - Wali Kota Depok Mohammad Idris angkat bicara terkait kasus penolakan ibadah di Kapel di Jalan Raya Bukit Cinere. 

Idris menyebut, Kapel tersebut belum memiliki perizinan sehingga harus dilengkapi terlebih dahulu soal dokumen perizinannya. 

"Izinnya adalah soal layak fungsi pemanfaatan, itu yang harus dipenuhi. Jadi izin pemanfaatan ruko untuk ibadah yang namanya kapel dan ini sebatas dua tahun,” kata Idris, Selasa (19/9/2023).

Idris mengklaim, Pemkot Depok dibawah kepemimpinannya tak pernah melarang umat kristiani untuk beribadah. Karenanya, ia menolak ketika dicap sebagai pemimpin intoleran 

“Jadi jangan ada lagi ya judul intoleran, orang kita biarkan kok. Enggak pernah kita usik,” tegasnya.

Idris terlihat kesal dituding intoleran. Dia menyebut dalam waktu dekat akan meresmikan gereja Protestan Nias. Dia pun menantang akan masuk ke gereja dan khutbah disana. 

"Kalau perlu saya masuk ke gereja, kalau perlu saya khutbah,” bebernya.

Lebih lanjut Idris menyebut bahwa selama ini hanya segelintir orang saja yang mempolitisasi kasus intoleransi di Kota Depok.

“Nih saya buka aja nih. Waktu kita pertemuan FKUB dengan masyarakat dan pihak gereja, yang datang siapa? Orang politik,” ucapnya.

"Jangan dipolitisasi ini masalah. Kalau emang berani-berani mempolitiasasi ini akan tahu rasanya sendiri. Kalau orang ingin jadi orang tinggi, jangan merendahkan orang lain,” kecamnya.

Pernyataan Wali Kota Depok tersebut berbanding terbalik dengan faktar di lapangan. Diketahui, sejumlah massa mendatangi bangunan Kapel yang berada di salah satu ruko di Jalan Bukit Cinere Raya Rt 12/03, Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere, Depok, belum lama ini. Massa datang pagi tadi sekitar pukul 07.30 WIB.

Pengurus kapel, Arif Syamsul mengatakan puluhan orang yang mendatangi kapel hanya menggedor gerbang dan memfoto kapel yang baru ada sekitar dua bulan lalu.

Kapel tersebut merupakan pindahan dari Cinere Bellevue karena kontraknya habis. Namun saat pindah lokasi ke Cinere, pengurus Kapel merasa dipersulit oleh lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM) setempat ketika mengurus dokumen peribadatan.

“Kami itu pindahan dari Cinere yang di Pangkalan Jati. Karena kontrak habis, kita pindah ke daerah Gandul. Kita selalu sewa ruko yang mana menurut UU untuk membuat kapel tidak perlu (izin), tapi kita bahasanya kulonuwun ke RT/RW, kelurahan, kecamatan,” ujarnya.

Anggota LPM Gandul mengajukan syarat berupa pengumpulan 60 tanda tangan dan KTP dari warga setempat agar ibadah di kapel bisa dilaksanakan. Arif pun sudah mengumpulkan hingga 80 tanda tangan dari warga sekitar kapel. Namun fakta berbicara lain 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siap Buka-bukaan Soal Predikat Depok Kota Paling Intoleran, SETARA Institute Sebut Pemkot Depok Menghindar! Ada Apa?

Siap Buka-bukaan Soal Predikat Depok Kota Paling Intoleran, SETARA Institute Sebut Pemkot Depok Menghindar! Ada Apa?

| Kamis, 13 April 2023 | 12:37 WIB

Walikota Depok Kebakaran Jenggot Usai Diganjar Predikat Kota Intoleran: Saya Tidak Menyalahkan Survei Itu

Walikota Depok Kebakaran Jenggot Usai Diganjar Predikat Kota Intoleran: Saya Tidak Menyalahkan Survei Itu

| Selasa, 11 April 2023 | 02:14 WIB

Depok Raih Predikat Kota Intoleran, PKS Kelabakan!

Depok Raih Predikat Kota Intoleran, PKS Kelabakan!

| Sabtu, 08 April 2023 | 21:12 WIB

Terkini

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:59 WIB

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:55 WIB

Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video

Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video

Banten | Jum'at, 24 April 2026 | 23:33 WIB

5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara

5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara

Banten | Jum'at, 24 April 2026 | 23:27 WIB

Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki

Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki

Jabar | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor

Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor

Bogor | Jum'at, 24 April 2026 | 23:12 WIB

Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang

Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang

Banten | Jum'at, 24 April 2026 | 23:04 WIB

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:00 WIB