Daviena Skincare semakin hari semakin tumbuh, hingga tahun 2018 Dadang dan istri memutuskan untuk membeli sebidang tanah dan tempat untuk berjualan skincare secara profesional.
"Tahun 2018 kami nabung buat beli tanah dan tempat buat jualan. Semakin lama semakin banyak orderannya. Tahun 2019 kami sudah mulai bisa menjual 500 paket per hari," papar Dadang.
Semakin tinggi pohon, semakin besar pula angin. Tahun 2020 bisnis skincare mereka disatroni petugas dari BPOM dan kepolisian. Mereka dituduh melakukan kegiatan bisnis kosmetik tanpa memiliki izin, polisi dan petugas BPOM lantas memeriksa dokumen yang mereka miliki.
"Untung saja perizinan Daviena Skincare kami sudah lengkap. Kami sadar betul risiko jika membangun usaha tanpa punya izin. Karena dokumen kami lengkap, akhirnya tidak ada masalah," kata Dadang.
Hingga akhirnya perjuangan keras sepasang kekasih ini terbayar dengan rumah mewah. Mereka berhasil membangun rumah pribadi bak istana dari omset Daviena Skincare.
"Kami mulai membangun rumah pribadi mewah. Memakai arsitek dengan budget Rp15 miliar untuk bangunan saja. Di tahun 2021 rumah kami selesai," sebut Dadang.
Tren penjualan semakin meningkat, kendaraan-kendaraan mewah mulai dikoleksi olehnya. Kini di garasi pasutri ini terparkir deretan mobil mewah, mulai dari Alphard, Rubicon, Minicooper, Fortuner, Pajero, Land Cruiser VX200.
"Setelah dari itu kami membeli mobil Ferrari 488 Spider senilai Rp11 miliar," imbuhnya.
Omset dari bisnis skincare milik sepasang kekasih ini semakin tumbuh besar dan pesat. Selain produk skincare, bisnis ini berkembang ke klinik kecantikan Daviena Skincare yang berada di tengah kota Palembang.
Klinik tersebut berada di tengah Kota Palembang. Namun Dadang tak puas begitu saja karena ia berencana membuka di kota-kota lain di Indonesia. [*]