Selebtek.suara.com - Belum lama ini Prof Eddy Hiariej, pakar hukum pidana UGM sempat ngotot kalau Jessica Wongso sempat datang ke Cafe Olivier beberapa hari sebelum pertemuannya dengan Mirna Salihin dan Hani.
Namun, pernyataan ini dibantah oleh Otto Hasibuan, kuasa hukum Jessica Wongso. Bahkan Otto mengatakan jika tuduhan itu sangat serius dan menjadi fitnah yang sangat kejam.
Alih-alih mempertahankan argumennya, Prof Eddy Hiariej yang juga sempat menjadi saksi ahli di sidang Jessica Wongso kini meralat ucapannya. Melalui potongan video yang viral di TikTok, ia mengaku salah melihat tanggal.
Prof Eddy Hiariej menjelaskan saat itu ada 9 video CCTV yang ditunjukan pihak kepolisian kepadanya. Nah salah satu video ia kira terjadi di tiga hari sebelum pembunuhan.
"Waktu itu kan CCTV yang diberikan kepada saya ada sembilan dan kemudian saya melihat jam jamnya itu. Saya sempat melihat bahwa kan kejadian itu tanggal 6 Januari, nah itu kalau saya tidak salah ingat saya sempat melihat tanggal 3 Januari," katanya Prof Eddy dilansir dari TikTok @asmarandana27, Minggu (15/10/2023).
Namun, setelah ia melakukan konfirmasi ternyata apa yang ia lihat salah. kesembilan video Jessica Wongso di Cafe Olivier terjadi di hari yang sama.
"Nah, saya konfirmasi mengenai CCTV yang pernah saya lihat itu apakah pada satu hari yang sama atau hari yang berbeda. Konfirmasi dari penyidik yang waktu itu menangani ternyata itu di hari yang sama dan jamnya saja yang berbeda," kata Prof Eddy yang terlihat lebih berhati-hati saat berbicara.
Video klarifikasi Prof Eddy Hiariej kemudian dikomentari oleh banyak netizen. Mereka menyindir kata-kata Prof Eddy Hiariej yang tidak konsisten.
"Ngomongnya agak kalem, takut salah ngomong lagi," tulis akun @bonc***.
Baca Juga: Profil Andri Mashadi, Pemesan Yogi Pratama di Series Merajut Dendam
"Ini bapak ahli apa ya sebenarnya, random banget," ucap akun @para***.
"Pernyataannya berubah-ubah," tutur akun @mali***. (*)