Kominfo Sosialisasi Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem dan Antsipasi PMK

Semarang

Minggu, 05 Juni 2022 | 20:45 WIB
Kominfo Sosialisasi Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem dan Antsipasi PMK
Doc. Semarang.suara.com

SUARA SEMARANG - Sosialisasi tentang penanggulangan kemiskinan ekstrim dan antisipasi wabah PMK diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo RI.

Kali ini Kominfo melakukan sosialisasi bagi Warga Desa Cangkol Kecamatan Mojolaban tentang penanggulangan kemiskinan ekstrim dan antisipasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Kegiatan sosialisasi turut serta menghadirkan pembicara Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bertema 'Pancasila Jiwa Ku', yang juga bertepatan dengan Hari Jadi Pancasila di Juni ini.

Bertempat di gedung pertemuan desa, Sabtu 4 Juni 2022, sebanyak 150 orang mengikuti sosialiasi sekaligus strategi tentang penanggulangn kemiskinan ekstrim dan antisipasi PMK.

Hadir pada acara tersebut narasumber staff khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Spesialis Khusus Pembinaan Program Daerah-TNP2K, kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kab. Sukoharjo dan Camat Mojolaban.

Warga Cangkol mendapatkan paparan tentang sosialisasi kemiskinan ekstrim dan antisipasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) oleh Wiryanta, selaku direktorat jenderal informasi dan komunikasi publik kementrian kominfo. 

Selanjutnya materi disampaikan oleh Romo Benny, staffsus dewan pengarah BPIP, tentang nilai spirit Pancasila dalam mengentaskan kemiskinan.

Romo Beny menyampaikan tiga poin untuk bisa mentas dari kemiskinan, yaitu teknologi tepat guna, sinergi penerpan pembangunan dan keteladanan.

"Nilai gotong royong dan kebersamaan jadi kunci kesuksesan mengentaskan kemiskinan, itulah spirit Pancasila," katanya.

Fajar selaku narasumber TNP2K (Tim Nasional Peercepatan Penanggulangan Kemiskinan) menambahkan, perlu memastikan strategi agar seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrim berjalan sukses.

Strategi mulai dari tahap perencanaan, penentuan alokasi anggaran, penetapan sasaran, dan pelaksanaan program tertuju pada satu titik atau lokus yang sama baik secara wilayah maupun target masyarakat yang berhak. 

"Srategi penurunan kemiskinan yang terpenting selain mengurangi beban pengeluaran adalah dengan meningkatkan pendapatan seperti peningkatan akses permodalan, peningkatan kualitas produk dan akses pemasaran, pengembangan ketrampilan dan layanan usaha," jelas Fajar.

Dengan locus desa, ia mencontohkan strategi untuk penanggulangan kemiskinan ekstrim dibidang pertanian akan dilakukan dengan program IP 400 (pertanaman padi 4x tanam dalam 1 tahun).

"Program ini belum berjalan sempurna karena masih baru tetapi harus dimaksimalkan. Untuk benih dan pupuk akan dibantu, namun tidak bisa memsubsidi secara utuh karena keuangan negara yang terbatas," katanya. 

Terakhir, mulai menggunakan pupuk organik agar tidak ketergantungan dengan pupuk kimia supaya kualitas beras lebih bailk. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan

Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:15 WIB

Children of Heaven: Angkat Tema Kemiskinan dengan Pendekatan yang Humanis

Children of Heaven: Angkat Tema Kemiskinan dengan Pendekatan yang Humanis

Your Say | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:00 WIB

Prabowo Tanya ke Bos Parpol Hingga Ormas, Kenapa Penduduk Miskin RI Bertambah?

Prabowo Tanya ke Bos Parpol Hingga Ormas, Kenapa Penduduk Miskin RI Bertambah?

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:31 WIB

Prabowo Merasa Yakin Ekonomi RI Tumbuh Hingga 6,5% di 2027

Prabowo Merasa Yakin Ekonomi RI Tumbuh Hingga 6,5% di 2027

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:36 WIB

Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati

Lebih Ganas dari PMK! Ancaman Penyakit BEF Hantui Sapi Kurban di Bekasi: Telat Sehari Bisa Mati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:16 WIB

Menonton Sirkus Kemiskinan: Sisi Gelap Konten Sedekah di Media Sosial

Menonton Sirkus Kemiskinan: Sisi Gelap Konten Sedekah di Media Sosial

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:27 WIB

60 Juta Rakyatnya Hidup Miskin, Kok Bisa Negara Ini Lolos ke Piala Dunia 2026?

60 Juta Rakyatnya Hidup Miskin, Kok Bisa Negara Ini Lolos ke Piala Dunia 2026?

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:59 WIB

Gus Ipul Minta Kepala Daerah Ikut Jaring Calon Siswa Sekolah Rakyat

Gus Ipul Minta Kepala Daerah Ikut Jaring Calon Siswa Sekolah Rakyat

News | Selasa, 28 April 2026 | 13:00 WIB

Setahun Sekolah Rakyat 166 Titik 15 Ribu Harapan, Gus Ipul: Ini Gerakan Memutus Kemiskinan

Setahun Sekolah Rakyat 166 Titik 15 Ribu Harapan, Gus Ipul: Ini Gerakan Memutus Kemiskinan

News | Rabu, 29 April 2026 | 15:00 WIB

Cak Imin Andalkan UMKM dan Ekraf Tekan Kemiskinan hingga 5 Persen

Cak Imin Andalkan UMKM dan Ekraf Tekan Kemiskinan hingga 5 Persen

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:23 WIB

Terkini

Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!

Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!

Tekno | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:51 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber

Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:41 WIB

Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji

Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji

Bola | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:32 WIB

Green Logistics: Atasi Overload Gudang Ekspedisi Pakai Kertas Wrap

Green Logistics: Atasi Overload Gudang Ekspedisi Pakai Kertas Wrap

Your Say | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:30 WIB

Harga dan Review ASICS Novablast 5, Direkomendasikan dr. Tirta untuk Long Run

Harga dan Review ASICS Novablast 5, Direkomendasikan dr. Tirta untuk Long Run

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:22 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Apa Tanda Haji Mabrur? Ini Ciri-cirinya Menurut Hadis Rasulullah

Apa Tanda Haji Mabrur? Ini Ciri-cirinya Menurut Hadis Rasulullah

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:15 WIB

Bukan Hanya untuk Petualang, Perlengkapan Multifungsi Kini Jadi Bagian Gaya Hidup Urban

Bukan Hanya untuk Petualang, Perlengkapan Multifungsi Kini Jadi Bagian Gaya Hidup Urban

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:12 WIB

'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah

'Oleh-Oleh' Presiden Prabowo dari Luar Negeri: Antara Visi Visioner dan Mimpi Buruk Guru di Sekolah

Your Say | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:00 WIB