SUARA SEMARANG - Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana tak senang bila skuad Singo Edan lupakan kompetisi sebenarnya yakni Liga 1 dibandingkan Piala Presiden 2022.
Usai jadi juara Piala Presiden 2022, Arema FC jatuh pada euforia di Kota Malang, sementara Liga 1 sebagai kompetisi yang penting justru haram untuk diabaikan bagi Presiden Gilang Widya Pramana.
Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana tak mau skuad untuk berpuas diri usai kalahkan Borneo FC dan menjadi kampiun Piala presiden 2022.
Justru Borneo FC malah simpan dendam kesumat usai dikalahkan dalam Piala Presiden.
Borneo FC Vs Arema Fc akan tersaji pada jadwal pertama Liga 1 untuk kedua tim itu.
Arema FC perlu waspada, agar pada laga pertama tak jatuh keseleo.
Sementar Borneo FC tak main-main usai rekrut pilar-pilar baru seperti Matheus Pato, Stefano Lilipaly, ada pula Diego Michiels.
Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana turut menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh pendukung Singo Edan saat arak-arakan di Kota Malang dengan trofi Piala Presiden 2022.
Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana tidak ingin euforia juara di turnamen pra musim membuat Arema FC tidak berdaya di kompetisi utama.
Untuk itu, Gilang Widya Pramana meminta pemain fokus menatap laga selanjutnya.
“Tidak boleh berpuas diri. Perjalanan di Liga 1 sudah menanti kita,” kata dia melansir laman Liga Indonesia Baru (LIB) Selasa 19 Juli 2022.
Arema FC memang tidak ingin membuang momentum berharga usai menjuarai Piala Presiden 2022.
Raihan gelar juara membuat Arema FC memiliki modal yang bagus jelang Liga 1 2022/2023 yang akan bergulir akhir pekan ini (23/7).
Pemain tim berjuluk Singo Edan baru tiba di Malang. Kedatangan Arema FC disambut sorak sorai Aremania di sepanjang jalan.
Anak-anak, remaja, dewasa, laki-laki, dan perempuan tumpah ruah di ruas-ruas jalan.