SUARA SEMARANG - Persib Bandung kemungkinan akan mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI karena ulah oknum suporternya.
Dalam dua pekan terakhir, oknum suporter Persib Bandung berbuat ulah melanggar peraturan yang diterapkan dalam BRI Liga 1.
Pada pertandingan melawan PSS Sleman (19/8/2022) lalu, oknum suporter Persib Bandung menyalakan flare dalam stadion Maguwoharjo.
Aksi menyalakan flare dalam stadion tersebut disayangkan Ketua Panpel, Rangga Rudwino.
Meskipun denda akan dibayar tim Persib, pihak Panpel menyayangkan karena oknum suporter mencederai kesepakatan bersama.
Tidak hanya itu, Panpel menyayangkan ada juga beberapa oknum suporter Persib Bandung yang melompat pagar barikade.
"Padahal, kami sudah memberikan kewenangan penuh kepada kooordinator lapangan suporter Persib untuk menjaga koleganya. Namun ketika itu terjadi, mereka terkesan membiarkan dan malah ikut masuk ke lapangan," ujarnya.
Tidak berhenti di situ, ada laportan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum suporter Persib Bandung.
"Kami juga menerima laporan bahwa ada pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum suporter tim tamu kepada suporter kami. Ini tentu akan kita usut bersama. Ada Sexual Harrasement juga yang dilakukan kepada tamu VIP kami. Tentu hal ini bukanlah contoh yang baik untuk diteruskan," bebernya.
Baca Juga: Calon Perantau, Hindari Memilih Kos dengan 5 Ciri-ciri Ini!
Di pekan keenam, oknum suporter Persib Bandung kembali berulah dengan melempari para pemain Bali United dengan botol saat keluar lapangan usai pertandignan berakhir.
Polisi yang berjaga pun melindungi para pemain Bali United dengan tameng agar para penggawa Serdadu Tridatu tidak terkena botol.
Hal tersebut disayangkan pelatih Bali United, Stefano Cugurra yang meminta para suporter bisa menerima kemenangan maupun kekalahan tim yang dia dukung.
"Anda harus terima waktu kalah. Anda harus terima waktu menang. Hanya ada tiga hal, kalah, menang dan seri. Terkadang di Indonesia terlalu fanatik, tidak terima ketika timnya tidak menang, atau kalah," kata pelatih yang akrab disapa Teco ini.