SUARA SEMARANG - Kabar duka, seorang pria warga kurang mampu yang antre mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) imbas naiknya subsidi bahan bakar minyak (BBM) dikabarkan meninggal dunia, di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kabar seorang pria berinisial CS (45) di Desa Parung Panjang, Kabupaten Bogor meninggal dunia usai mengantre BLT berupa BBM dan sembako.
Apa yang menyebabkan CS pria paruh baya itu meninggal dunia, benarkah karena berdesak-desakkan saat antre ambil BLT BBM dan sembako, berikut kronologi dan fakta yang diungkap.
Kejadian pria paruh baya itu meninggal dunia saat antre mengambil BLT BBM itu dikonfirmasi oleh Kapolsek Parung Panjang Kompol Suminto pada Sabtu (17/9/2022).
"Ya, Kronologi kejadian pada pukul 08.00 WIB, dilaksanakan pembagian BLT BBM dan BLT Sembako," kata Suminto.
Selengkapnya, Suminto menjelaskan pembagian BLT BBM itu dilakukan di kantor Desa Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Data yang dihimpun, sebanyak 2.398 keluarga termasuk CS terdaftar menjadi penerima BLT BBM.
Dikatakan saat dia sedang dalam antrean, CS dilaporkan mengalami kejang-kejang hingga setelahnya jatuh pingsan.
"Pada pukul 09.00 WIB saat giat pembagian berlangsung, salah satu warga atas nama AS mengalami kejang," kata Suminto.
Setelah itu, CS dibawa warga ke Puskesmas Parung Panjang. Sayangnya, nyawa CS tidak tertolong.
"Mayatnya dibawa ke rumah duka dan dikuburkan oleh keluarga dan staf dusun setempat," kata dia.
Adapun, lebih jauh berdasarkan keterangan pihak Puskesmas dan keluarga, diketahui AS memiliki riwayat penyakit asma.