Adilkah? Hukuman PSSI untuk Panpel Arema Denda Rp 250 Juta dan Larangan Seumur Hidup di Dunia Sepak Bola, Tragedi di Pintu Kanjuruhan

Semarang

Selasa, 04 Oktober 2022 | 19:02 WIB
Adilkah? Hukuman PSSI untuk Panpel Arema Denda Rp 250 Juta dan Larangan Seumur Hidup di Dunia Sepak Bola, Tragedi di Pintu Kanjuruhan
Komite Disiplin (Komdis) PSSI Erwin Tobing menjatuhkan sanksi kepada Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris usai tragedi Kanjuruhan yang tewaskan banyak Aremania karena gas air mata polisi di dalam stadion (ANTARA/Vicki Febrianto)

SUARA SEMARANG - Ramai tuntutan Aremania untuk aparat menetapkan tersangka dalam tragedi Kanjuruhan yang menewaskan lebih dari 100 orang, namun kini PSSI menjatuhkan sanksi ke Panitia elaksana (Panpel) Arema FC.

Tak ada tersangka yang ditetapkan hingga Selasa (4/10/2022) oleh polisi, hanya Kapolres Malang yang dicopot dan dimutasi dari jabatannya serta para petinggi Brimob terkait tragedi Kanjuruhan Sabtu-Ahad (1-2/2022) kini PSSI jatuhkan sanksi ke Panpel Arema FC.

Melansir Antara, Komite Disiplin (Komdis) PSSI Erwin Tobing menjatuhkan sanksi kepada Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris usai tragedi Kanjuruhan yang menewaskan banyak Aremania karena gas air mata polisi di dalam stadion.

PSSI menjatuhkan hukuman pada Abdul Haris, yakni dilarang untuk beraktivitas di lingkungan sepak bola seumur hidup, usai tragedi Kanjuruhan.

Meskipun beberapa waktu sebelumnya Abdul Haris menyebut agar laga Arema FC Vs Persebaya Surabaya diubah jam tanding pada sore hari namun tak digubris PSSI dan PT LIB.

Ketua Komite Disiplin PSSI, Erwin Tobing punya jurus untuk menghukum ketua panitia pelaksana pertandingan Abdul Haris.

"Kepada saudara ketua panitia pelaksana Abdul Haris, sebagai ketua pelaksana pertandingan tidak boleh beraktivitas di lingkungan sepak bola seumur hidup," kata Erwin Tobing seperti dimuat Antara, Selasa (4/10/2022).

Erwin Tobing bilang, seorang panitia pelaksana pertandingan harus siap terlebih dalam laga besar antara Arema FC Vs Persebaya Surabaya tersebut.

Dia disebut harus sangat cermat dan bisa mengantisipasi seluruh kemungkinan yang terjadi.

baca juga

Menurutnya, dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan tersebut, ketua Panpel Arema FC dinilai tidak melakukan tugasnya dengan baik, tidak cermat.

Dia disebut gagal mengantisipasi kerumunan orang yang masuk ke lapangan.

"Padahal ada steward. Ada hal-hal yang harus disiapkan, pintu-pintu seharusnya terbuka," ujarnya.

Selain memberikan sanksi seumur hidup tidak lagi bisa beraktivitas di lingkungan sepak bola, ada hukuman lain.

Penanggung Jawab Pintu Kanjuruhan

Komdis PSSI juga menjatuhkan sanksi serupa kepada Security Officer Arema FC, Suko Sutrisno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PSSI: Polisi Tahu Gas Air Mata Dilarang, Tapi...

PSSI: Polisi Tahu Gas Air Mata Dilarang, Tapi...

Bola | Selasa, 04 Oktober 2022 | 18:43 WIB

Penghiburan dari Timnas U-17 untuk Korban Tragedi Kanjuruhan, Kemenangan 14-0 Kontra Guam

Penghiburan dari Timnas U-17 untuk Korban Tragedi Kanjuruhan, Kemenangan 14-0 Kontra Guam

Purwokerto | Selasa, 04 Oktober 2022 | 18:42 WIB

Timeline Tragedi Kanjuruhan: Awal Permohonan Jadwal Liga Dimajukan hingga Kapolres Malang Dicopot

Timeline Tragedi Kanjuruhan: Awal Permohonan Jadwal Liga Dimajukan hingga Kapolres Malang Dicopot

News | Selasa, 04 Oktober 2022 | 18:41 WIB

Tegas! Ketua Panpel Arema FC Dilarang Seumur Hidup Beraktivitas di Sepakbola

Tegas! Ketua Panpel Arema FC Dilarang Seumur Hidup Beraktivitas di Sepakbola

Sumut | Selasa, 04 Oktober 2022 | 18:41 WIB

Tim Persebaya Gelar Sholat Gaib di Masjid Al-Akbar Surabaya Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan

Tim Persebaya Gelar Sholat Gaib di Masjid Al-Akbar Surabaya Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan

Surabaya | Selasa, 04 Oktober 2022 | 18:40 WIB

Terkini

Catat Tanggalnya! CORTIS Siap Tampil di F1 GP Singapura 2026 Mendatang

Catat Tanggalnya! CORTIS Siap Tampil di F1 GP Singapura 2026 Mendatang

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:20 WIB

Skandal Imigrasi Bali: Bagaimana 8 Pejabat Keruk Ratusan Miliar dari WNA

Skandal Imigrasi Bali: Bagaimana 8 Pejabat Keruk Ratusan Miliar dari WNA

Bali | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:15 WIB

Lipstik Merek Apa yang Dijual di Alfamart? Ini 4 Pilihan Awet Tahan hingga 16 Jam

Lipstik Merek Apa yang Dijual di Alfamart? Ini 4 Pilihan Awet Tahan hingga 16 Jam

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:15 WIB

Pompa Air yang Murah Merk Apa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik Versi Review

Pompa Air yang Murah Merk Apa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik Versi Review

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:10 WIB

Jangan Ada Dusta! Kejujuran Warga Jadi Penentu Nasib Ekonomi Indonesia di 2026

Jangan Ada Dusta! Kejujuran Warga Jadi Penentu Nasib Ekonomi Indonesia di 2026

Lampung | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:07 WIB

3 Produk Eksfoliator untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika

3 Produk Eksfoliator untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:01 WIB

Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas

Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:00 WIB

Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Polda Sulut

Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Polda Sulut

Sulsel | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:59 WIB

Paylater dan Pinjol: Ketika Kemudahan Berubah Menjadi Ketergantungan

Paylater dan Pinjol: Ketika Kemudahan Berubah Menjadi Ketergantungan

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:55 WIB

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:53 WIB

×