"Jika nanti di Pilpres 2024 kita tidak di titik yang sama. Semoga dikemudian hari kita bisa bertemu kembali dan tetap menjalin tali silaturahmi dan menjaga paseduluran walaupun berbeda pandangan," katanya.
Shafig juga mengatakan ada beberapa kader yang menyusul ikut undur diri dari Nasdem.
Diantaranta ada Sekretaris DPD Nasdem Banyumanik atas nama Adit. Kemudian ada nama Leksam, yang merupakan salah satu pentolan di suporter PSIS Semarang, Panser Biru.
Terpisah, Ketua Bidang Media Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem Jawa Tengah, Ono Sarwono, mengaku belum menerima kabar adanya para kader yang keluar atau undur diri.
"Secara pribadi saya belum menerima kabar itu, belum ada surat pengunduran diri yang masuk setahu saya," katanya saat dihubungi media.
Menurut Ono Sarwono, jika memang ada kader Nasdem yang undur diri maka adalah hal yang biasa dalam dunia partai politik.
"Ya kita hormati saja kalau memang ada yang mengundurkan diri dari partai," katanya.
Terkait hasil Rakernas dan deklarasi, sampai saat ini Nasdem Jateng sudah berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
"Ini sudah sesuai aturan dari rakernas, jadi usulan dari DPC dan DPD kemudia sampai ke DPW itu ada tiga nama," katanya.
Baca Juga: Aura Berani CL Hiasi Sampul Vogue Singapura
Di singgung apakah Nasdem Jateng juga siap menyukseskan nama Anies Baswedan sebagai Capres 2024 hasil deklarasi kemarin, ia mengaku tunduk pada putusan pusat.
"Dari nama rekomendasi tiga calon, kemudian kami bawa ke pusat, siap nama yang diputuskan adalah hak prerogatif ketua umum. Kami tunduk sebab itu konsekuensi atas apa yang diputuskan ketua umum," katanya.