semarang

Terungkap Sejak Awal Gabung Nasdem Niluh Djelantik Tak Kompromi dengan Nama Anies Baswedan

Semarang Suara.Com
Kamis, 06 Oktober 2022 | 08:35 WIB
Terungkap Sejak Awal Gabung Nasdem Niluh Djelantik Tak Kompromi dengan Nama Anies Baswedan
Niluh Djelantik (Instagram @niluhdjelantik)

SUARA SEMARANG - Jauh hari sebelum menyatakan tak setuju dengan deklarasi Anies Baswedan sebagai Capres 2024 dari Nasdem, Niluh Djelantik rupanya sudah pernah memberi kode tak mau kompromi dengan Gubernur DKI Jakarta itu.

Niluh Djelantik pengusaha alas kaki asal Bali, menjadi kader Nasdem dengan dikukuhkan sebagai Ketua DPP UMKM partai Nasdem.

Dia mau bergabung dengan Nasdem sebab saat itu sejalan dengan prinsip dan perjuangan dia dalam dunia UMKM dan kaum termarjinalkan. Termasuk tidak menerima politik identitas.

Adanya nama Anies Baswedan yang kini diusung oleh Nasdem, bagi Niluh Djelantik sudah memberikan sinyal bahwa dia akan tetap mengkritisi. Entah itu sebagai mitra koalisi atau oposisi.

Jalan kritis dia, akhirnya Niluh Djelantik menyatakan dirinya pamit undur diri keluar sebagai kader dari partai besutan Surya Paloh. 

Sebelum ramai dikabarkan dia mundur keluar dari Nasdem, Niluh Djelantik sudah pernah menegaskan saat diangkat sebagai Ketua DPP UMKM Partai Nasdem.

Bahwa dia akan kritis bersuara demi kepentingan rakyat. Mengkritisi kebijakan pemerintah, dari kepala daerah hingga pejabat publik.

Apakah mereka koalisi pemerintah ataupun yang menganggap dirinya adalah oposisi. Termasuk dia tak segan mengkritik Anies Baswedan, Sandiaga Uno, sampai Gubernur Bali.

Niluh Djelantik juga menyatakan jabatan dia di DPP Nasdem tak ada kaitannya dengan dukungan bakal nama-nama capres 2024 yang kelak diusung partai milik Surya Paloh itu.

Baca Juga: KPI Minta Stasiun TV Tak Undang Rizky Billar Jadi Bintang Tamu

Hal tersebut diungkapkan Niluh Djelantik dalam akun Instagram dia pada Juli 2022 lalu. 

Dalam postingan dia, menyatakan jika Ketua Umum Surya Paloh dan semua jajaran pengurus DPP NasDem baik para menteri dan wakil rakyat memberikan kebebasan mutlak kepada semua pengurus partai termasuk kepadanya, untuk selalu kritis bersuara demi kepentingan rakyat banyak.

Mengkritisi kebijakan, mulai dari kepala daerah hingga pejabat publik, apakah mereka koalisi pemerintah ataupun yang menganggap dirinya oposisi.

"Dari Anies Baswedan hingga Sandiaga Uno apalagi Gubernur Bali, dan sekarang Kominfo, banyak deretan pemegang kebijakan lainnya pernah Mbok kritik (SETIAP KRITIK PASTI MBOK BARENGI DENGAN SOLUSI NYATA). Hasilnya ? Tentu ada. Mereka mendengar dan kemudian menindaklanjuti" tulis captionnya.

Niluh Djelantik juga menegaskan, ketika dia bergabung dengan Nasdem, tidak ada kaitannya dengan siapa capres yang akan diusung Nasem kelak.

"Gk ada urusan sama copras capres Pilpres 2024. Ini urusan perut rakyat. Mengkritisi bukan berarti benci. Mengkritisi dibarengi solusi adalah bukti sayang dan kepedulian kita sebagai warga negara" katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI