Direktur PT LIB Jadi Tersangka Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang

Semarang | Suara.com

Jum'at, 07 Oktober 2022 | 08:54 WIB
Direktur PT LIB Jadi Tersangka Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang
Direktur utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita ditetapkan jadi tersangka tragedi Stadion Kanjuruhan (Instagram @akhmadhadianlukita)

SUARA SEMARANG - Direktur PT LIB (Liga Indonesia Baru), Ahkmad Hadian Lukita ditetapkan menjadi tersangka dalam tradegi Stadion Kanjuruhan.

Diketahui, PT LIB adalah operator BRI Liga 1 bertanggung jawab atas penyelenggaraan liga, termasuk dalam pertandingan Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan.

Ditetapkannya Ahkmad Hadian Lukita sebagai tersangka disampaikan Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo setelah tim investigasi melakukan serangkaian penyidikan.

"AHL yang bertanggung jawab terhadap tiap stadion untuk mempunyai sertifikat layak fungsi. Tapi saat menunjuk (Stadion Kanjuruhan), persyaratan belum dicukupi," tutur Kapolri dikutip dari PMJ News, Kamis (6/10/2022).

Selain Akhmad Hadian Lukita, Kapolri menyebut ada lima tersangka lainnya, sehingga total ada enam tersangka dalam tragedi Stadion Kanjuruhan.

Tersangka kedua yaitu Ketua Panpel Arema FC, yakni Abdul Haris. Tersangka ketiganya adalah Security Officer Arema Suko Sutrisno.


Sedangkan, tiga tersangka lainnya berasal dari dari unsur kepolisian.

"Saudara H, anggota Brimob Polda Jatim. Yang bersangkutan memerintahkan anggota untuk menembakkan gas air mata," tutur Kapolri.

Polri juga menetapkan tersangka kepada Kasat Samapta Polres Malang, BS, yang turut memerintahkan penembakan gas air mata di dalam stadion.

"Kasat Samapta Polres Malang BS memerintahkan anggota menembakkan gas air mata," tegas Kapolri.

Tersangka terakhir yang disebutkan Kapolri dalam jumpa pers adaalh Wahyu SS yang merupakan Kabag Ops Polres Malang.

"WS mengetahui terkait adanya aturan FIFA mengenai larangan gas air mata. Tetapi, yang bersangkutan tidak mencegah atau melarang pemakaian gas air mata," ungkap Kapolri.

Di kesempatan yang sama, Kapolri memastikan tim investigasi telah memeriksa sebanyak 48 saksi.

Dari sejumlah tersebut antara lain, sebanyak 31 personel Polri.

Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur terjadi saat tuan rumah Arema FC kalah dari tamunya, Persebaya Surabaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Daftar 11 Sasaran Tembak Gas Air Mata di Tragedi Kanjuruhan, ke Mana Saja?

Daftar 11 Sasaran Tembak Gas Air Mata di Tragedi Kanjuruhan, ke Mana Saja?

Bola | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 08:53 WIB

Ini Daftar 'Dosa' PT LIB dalam Kasus Tragedi Kanjuruhan Malang sampai Seret Dirutnya Jadi Tersangka

Ini Daftar 'Dosa' PT LIB dalam Kasus Tragedi Kanjuruhan Malang sampai Seret Dirutnya Jadi Tersangka

Jatim | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 08:49 WIB

Ketum PSSI Hormati Proses Hukum dan Penetapan Tersangka Dirut LIB Tragedi Kanjuruhan

Ketum PSSI Hormati Proses Hukum dan Penetapan Tersangka Dirut LIB Tragedi Kanjuruhan

Jatim | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 08:38 WIB

Terkini

Sertifikasi IKD Sudah di Tangan, Pabrik BYD Tinggal Menunggu Waktu Lakukan Produksi Massal

Sertifikasi IKD Sudah di Tangan, Pabrik BYD Tinggal Menunggu Waktu Lakukan Produksi Massal

Otomotif | Kamis, 23 April 2026 | 15:15 WIB

Fenomena Joki UTBK: Jalan Pintas yang Menjebak Diri Sendiri

Fenomena Joki UTBK: Jalan Pintas yang Menjebak Diri Sendiri

Your Say | Kamis, 23 April 2026 | 15:15 WIB

Siapa Rudy Mas'ud sebelum Jadi Gubernur? 3 Kebijakan Kontroversial Bikin Heran

Siapa Rudy Mas'ud sebelum Jadi Gubernur? 3 Kebijakan Kontroversial Bikin Heran

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 15:10 WIB

Eks Ketua Komnas Perempuan Soal Demokrasi RI: Kalau Kartini Lahir Sekarang, Bisa Dituduh Makar

Eks Ketua Komnas Perempuan Soal Demokrasi RI: Kalau Kartini Lahir Sekarang, Bisa Dituduh Makar

News | Kamis, 23 April 2026 | 15:10 WIB

Masih Abu-abu, Sutradara Singgung Arah Franchise Transformers ke Depannya

Masih Abu-abu, Sutradara Singgung Arah Franchise Transformers ke Depannya

Your Say | Kamis, 23 April 2026 | 15:10 WIB

Mengenal Mubahalah, Apakah Berlebihan Sumpah Kutukan Ini Diterapkan di Kasus Syekh Ahmad Al Misry?

Mengenal Mubahalah, Apakah Berlebihan Sumpah Kutukan Ini Diterapkan di Kasus Syekh Ahmad Al Misry?

Entertainment | Kamis, 23 April 2026 | 15:08 WIB

Konsep Penataan Terpadu Rudy Susmanto Kini Masuk Prioritas Pusat

Konsep Penataan Terpadu Rudy Susmanto Kini Masuk Prioritas Pusat

Bogor | Kamis, 23 April 2026 | 15:07 WIB

Harga dan Fitur iPhone 17 Pro Max, Viral Video Pejabat Diduga Flexing saat Beri Keterangan Pers

Harga dan Fitur iPhone 17 Pro Max, Viral Video Pejabat Diduga Flexing saat Beri Keterangan Pers

Tekno | Kamis, 23 April 2026 | 15:06 WIB

Viral Aksi Penumpang Masak Mie Pakai Kompor Listrik di Kereta, Begini Tanggapan KAI

Viral Aksi Penumpang Masak Mie Pakai Kompor Listrik di Kereta, Begini Tanggapan KAI

Lifestyle | Kamis, 23 April 2026 | 15:05 WIB

Auto Meleyot, Ini 5 Gaya Day Out Kim Bum yang Boyfriend Material!

Auto Meleyot, Ini 5 Gaya Day Out Kim Bum yang Boyfriend Material!

Your Say | Kamis, 23 April 2026 | 15:00 WIB