Dua TNI Polisi Militer Diperiksa POMDAM IV Diponegoro Kaitan Kasus Pembunuhan Iwan Budi ASN Pemkot Semarang

Semarang

Kamis, 13 Oktober 2022 | 16:29 WIB
Dua TNI Polisi Militer Diperiksa POMDAM IV Diponegoro Kaitan Kasus Pembunuhan Iwan Budi ASN Pemkot Semarang
Polisi Militer, Semarang, Rinoso Budi (SuaraSulsel.id/ANTARA)

SUARA SEMARANG - Polisi Militer Kodam IV/ Diponegor mualai periksa dua anggotanya yang disebut Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa sebagai saksi pembunuhan ASN Pemkot Semarang pegawai Bapenda, Iwan Budi.

Dua dari tiga saksi yang diperiksa jajaran Polda Jateng, yakni anggota Polisi Militer, dan kini tengah diperiksa oleh Pomdam Diponegoro.

Dua saksi anggota TNI Polisi Militer ini berinisial AG dan AR, sedangkan satu saksi merupakan warga sipil berinisial HRD.

Komandan Polisi Milter Kodam IV Diponegoro Kolonel CPM Budi Rinoso membenarkan dua anggota TNI Polisi Milter telah diperiksa oleh Pomdam.

“Yang diperiksa itu dua, bukan tiga. Terdiri dari (anggota TNI) yang inisialnya saudara AG dan HR dan satu ini sipil (inisial HRD),” katanya, di Markas Polisi Militer, di Semarang, Kamis (13/10/2022).

Rinoso menegaskan jika dua anggota TNI Polisi Militer yang diperiksa adalah sebagai saksi pembunuhan Iwan Budi.

Keteraangan yang didapat dari pemerksaan yakni adanya hunungan antara saksi sipil HRD dengan dua saksi TNI yakni AG dan HT adalah punya hubungan bisnis.

Di mana HR yang juga rekan AG, kemudian mengenalkan kepada HRD untuk melakukan sebuah bisnis.

“Sama AG, (HRD) baru kenal. Yang kenal dekat itu HR dengan HRD sudah kenal kemudian dikenalkanlah AG oleh HR ada bisnis kayu. Jadi chatnya isinya itu, Polrestabes Semarang sudah ngomongkan itu,” katanya.

baca juga

Kekinian, Kodam IV/ Diponegoro telah memeriksa total ada 26 saksi dalam kaitan pembunuhan Iwan Budi. Kemudian, ada juga saksi yang diperiksa inisial AG PORTAL yang bertugas di dekat lokasi Iwan terbunuh. 

“Selain AG PORTAL, ada juga warga sipil berinisial DW yang diperiksa karena sempat dicurigai sebagai anggota TNI yang sedang melintas di lokasi kejadian," katanya.

Di sisi lan, Kabid Humas Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Al-Qudsiy mengatakan telah memeriksa dua saksi kasus pembunuhan Iwan Budi menggunakan Lie Detector.

Ia menyebut salah satu saksi yang diperiksa berinisial AG, juga sudah menjalani lie detector.

"Dua orang saksi (sudah diperiksa dan dites) lie detector. Salah satunya berinisial AG," kata Iqbal, melalui pesan WhatsApp dari asisten peliputan Cahyadi Abdillah, Rabu (12/10/2022).

Di beritakan sebelumnya, mayat Iwan Budi ditemukan terbakar pada Kamis sore (8/9/2022) lalu di Kawasan Pantai Marina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Misteri Kasus Pembunuhan Iwan Budi ASN Pemkot Semarang, Hingga Dua Anggota TNI Ikut Diperiksa

Misteri Kasus Pembunuhan Iwan Budi ASN Pemkot Semarang, Hingga Dua Anggota TNI Ikut Diperiksa

Jawa Tengah | Kamis, 13 Oktober 2022 | 16:13 WIB

Polisi Militer: Oknum TNI Dalam Kasus Kematian Iwan Budi Dekat Dengan Mantan Wali Kota Semarang

Polisi Militer: Oknum TNI Dalam Kasus Kematian Iwan Budi Dekat Dengan Mantan Wali Kota Semarang

Sulsel | Kamis, 13 Oktober 2022 | 16:04 WIB

Temuan LPSK, Ambulans Ditembaki Gas Air Mata, Saksi Dipukuli Polisi dan Diseret oleh TNI

Temuan LPSK, Ambulans Ditembaki Gas Air Mata, Saksi Dipukuli Polisi dan Diseret oleh TNI

Serang | Kamis, 13 Oktober 2022 | 16:01 WIB

Prajurit TNI AL Alami Luka Bacok saat Bertarung Lawan Begal di Jonggol

Prajurit TNI AL Alami Luka Bacok saat Bertarung Lawan Begal di Jonggol

Bogor | Kamis, 13 Oktober 2022 | 15:59 WIB

Mengenal Apa Itu Akmil dan Pangkat yang Didapatkan Para Taruna

Mengenal Apa Itu Akmil dan Pangkat yang Didapatkan Para Taruna

News | Kamis, 13 Oktober 2022 | 15:54 WIB

Terkini

6 Motor Listrik Harga di Bawah Honda Scoopy: Cocok untuk Pelajar dengan Jarak Tempuh Jauh

6 Motor Listrik Harga di Bawah Honda Scoopy: Cocok untuk Pelajar dengan Jarak Tempuh Jauh

Otomotif | Senin, 22 Juni 2026 | 13:01 WIB

2 Cushion Wardah untuk Kulit Kering, Hasil Makeup Natural Menurut Review Pengguna

2 Cushion Wardah untuk Kulit Kering, Hasil Makeup Natural Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 13:01 WIB

Cara Saya Mengubah Kesepian Menjadi Ruang Terbaik untuk Mengenal Diri

Cara Saya Mengubah Kesepian Menjadi Ruang Terbaik untuk Mengenal Diri

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 13:00 WIB

75 Rumah di Makassar Ludes Terbakar dalam 6 Bulan, Ternyata Ini Penyebab Utamanya

75 Rumah di Makassar Ludes Terbakar dalam 6 Bulan, Ternyata Ini Penyebab Utamanya

Sulsel | Senin, 22 Juni 2026 | 12:59 WIB

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:58 WIB

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

ITDC Dilaporkan ke KPK, Diduga Rugikan Negara Miliaran di Proyek Mandalika

News | Senin, 22 Juni 2026 | 12:56 WIB

Jangan Gegabah Memasukkan Jurnalisme ke UU Hak Cipta

Jangan Gegabah Memasukkan Jurnalisme ke UU Hak Cipta

Opini | Senin, 22 Juni 2026 | 12:55 WIB

Bedak Sariayu Tabur Harga Berapa? Ini 2 Varian yang Kurangi Kilap, Lengkap Ulasan Pembeli

Bedak Sariayu Tabur Harga Berapa? Ini 2 Varian yang Kurangi Kilap, Lengkap Ulasan Pembeli

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 12:54 WIB

IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran

IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 12:54 WIB

Dipanggil Presiden ke Istana, Dirut PLN Minta Maaf soal Gangguan Kelistrikan Nasional

Dipanggil Presiden ke Istana, Dirut PLN Minta Maaf soal Gangguan Kelistrikan Nasional

Video | Senin, 22 Juni 2026 | 12:52 WIB