Temuan LPSK, Ambulans Ditembaki Gas Air Mata, Saksi Dipukuli Polisi dan Diseret oleh TNI

Serang

Kamis, 13 Oktober 2022 | 16:01 WIB
Temuan LPSK, Ambulans Ditembaki Gas Air Mata, Saksi Dipukuli Polisi dan Diseret oleh TNI
Kolase tangkapan layar video tindakan represif aparat keamanan berseragam TNI saat menghalau suporter arema yang masuk ke area lapangan stadion Kanjuruhan, Malang (1/10/2022) malam. (Twitter)

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) telah menurunkan tim untuk mengusut tragedi Kanjuruhan yang merenggut ratusan nyawa suporter. Dalam penyelidikannya, LPSK menemukan seorang saksi dipukuli polisi dan diseret oleh TNI.

Informasi ini dirilis Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi saat jumpa pers secara virtual, Kamis (13/10/2022). Edwin mengungkapkan, saat saksi di Gerbang Tribun Utara Stadion Kanjuruhan mengaku dipukul polisi saat ia sedang mengangkut seorang korban ke ambulans. Edwin menyebut bahwa saksi itu adalah salah satu relawan medis yang bertugas pada saat kejadian insiden berdarah.

Tidak berhenti sampai di situ, ambulans yang ditumpangi saksi tersebut juga dihujani gas air mata oleh aparat. Diketahui juga bahwa ambulans tengah mengangkut enam korban, termasuk seorang anak kecil.

“Sebuah tabung gas air mata jatuh di atap ambulans yang ditumpanginya. Membawa enam korban, satu di antaranya masih anak-anak dan meninggal dunia,” ujarnya.

Selain itu, Edwin menjelaskan, ada seorang saksi di tribun utara yang melihat prajurit TNI tengah menyeret Aremania.

"Relawan medis kru ambulans yayasan sosial yang berada di gerbang A saat berusaha membawa korban ke ambulans, dipukuli oknum aparat," terang Edwin.

"Oknum TNI yang melakukan kekerasan pada suporter itu dengan cara diseret," lanjut Edwin.

Seorang saksi, kata Edwin melanjutkan, sempat merekam aksi brutal prajurit TNI itu. Untungnya, dia selamat dari insiden itu setelah berlindung di balik dinding stadion.

"Menyelamatkan diri dengan lari ke atas dan berlindung di balik tembok," jelasnya.

baca juga

20 Orang Telah Ajukan Perlindungan

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu [Foto: Beritajatim]
Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu (sumber: Foto: Beritajatim)

Sebelumnya, LPSK mengumumkan hingga Kamis (13/10/2022), ada 20 orang yang telah mengajukan permohonan perlindungan sehubungan dengan tragedi Kanjuruhan. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua LPSK Maneger Nasution.

Nasution menjelaskan, 20 orang itu terdiri dari 14 laki-laki dan 6 perempuan. Mereka meminta perlindungan atas peristiwa mengenaskan yang menewaskan 132 orang Sabtu lalu (1/10/2022) di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur.

"Permohonan yang masuk ke LPSK sampai hari ini sudah masuk 20 permohonan," ujar Nasution dalam konferensi pers LPSK dikutip dari laman youtube infolpsk di Jakarta, Kamis (13/10/2022).


"Dari 20 permohonan tersebut, 14 orang ldiantaranya aki-laki dan 6 orang perempuan," lanjutnya.

Dari 20 orang yang mengajukan perlindungan, tiga di antaranya adalah pelajar. Sisanya telah berusia di atas 18 tahun atau dewasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

LPSK Ungkap Kondisi Korban Gas Air Mata Polisi di Kanjuruhan: Mata Alami Pendarahan dan Wajah Iritasi

LPSK Ungkap Kondisi Korban Gas Air Mata Polisi di Kanjuruhan: Mata Alami Pendarahan dan Wajah Iritasi

News | Kamis, 13 Oktober 2022 | 15:58 WIB

Pemerintah Bakal Renovasi Total Stadion Kanjuruhan Pasca Ratusan Suporter Aremania Tewas

Pemerintah Bakal Renovasi Total Stadion Kanjuruhan Pasca Ratusan Suporter Aremania Tewas

News | Kamis, 13 Oktober 2022 | 15:58 WIB

Tragedi Kanjuruhan, LPSK Ungkap Detik-detik Dada Aremania Tertembak Gas Air Mata Saat Tolong Wanita Bawa Balita

Tragedi Kanjuruhan, LPSK Ungkap Detik-detik Dada Aremania Tertembak Gas Air Mata Saat Tolong Wanita Bawa Balita

News | Kamis, 13 Oktober 2022 | 15:57 WIB

Sebut Kematian Massal Tragedi Kanjuruhan Disebabkan Gas Air Mata, LPSK: Penyelenggara Tak Patuh Aturan

Sebut Kematian Massal Tragedi Kanjuruhan Disebabkan Gas Air Mata, LPSK: Penyelenggara Tak Patuh Aturan

Malang | Kamis, 13 Oktober 2022 | 15:56 WIB

LPSK Pastikan Perekam Kengerian Tragedi Kanjuruhan Kelpin Tidak Diculik Polisi

LPSK Pastikan Perekam Kengerian Tragedi Kanjuruhan Kelpin Tidak Diculik Polisi

News | Kamis, 13 Oktober 2022 | 15:37 WIB

Aremania Tantang Polri Review Gas Air Mata Kadaluwarsa, Netizen: 'Nah Cocok Tuh'

Aremania Tantang Polri Review Gas Air Mata Kadaluwarsa, Netizen: 'Nah Cocok Tuh'

Serang | Rabu, 12 Oktober 2022 | 20:10 WIB

Akomodir Iklan Rokok, PSSI dan PT LIB Tuduh Indosiar Atur Pertandingan Arema FC vs Persebaya Malam Hari

Akomodir Iklan Rokok, PSSI dan PT LIB Tuduh Indosiar Atur Pertandingan Arema FC vs Persebaya Malam Hari

Serang | Rabu, 12 Oktober 2022 | 18:31 WIB

Aksi Sujud Massal Polisi Meminta Maaf Tragedi Kanjuruhan, Pengamat: 'Tak perlu dan Lebay'

Aksi Sujud Massal Polisi Meminta Maaf Tragedi Kanjuruhan, Pengamat: 'Tak perlu dan Lebay'

Serang | Selasa, 11 Oktober 2022 | 22:57 WIB

Dugaan Intervensi dari Iklan Rokok, Alasan Arema FC vs Surabaya Kekeh Digelar Malam Hari

Dugaan Intervensi dari Iklan Rokok, Alasan Arema FC vs Surabaya Kekeh Digelar Malam Hari

Serang | Senin, 10 Oktober 2022 | 20:46 WIB

Polri Pastikan Efek Gas Air Mata Kadaluwarsa Tak Mematikan dalam Tragedi Kanjuruhan

Polri Pastikan Efek Gas Air Mata Kadaluwarsa Tak Mematikan dalam Tragedi Kanjuruhan

Serang | Senin, 10 Oktober 2022 | 17:44 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×