Klarifikasi IDAI Perihal Larangan Konsumsi Paracetamol

Semarang

Rabu, 19 Oktober 2022 | 09:40 WIB
Klarifikasi IDAI Perihal Larangan Konsumsi Paracetamol
Ilustrasi obat sirup (Unsplash/Towfiqu barbhuiya)

SUARA SEMARANG - Selaku Ketua Pengurus Pusat IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), dr. Piprim Basarah Yanuarso Sp.A(K) memberikan klarifikasi perihal larangan sementara konsumsi obat sirup yang mengandung paracetamol.

Saat program Tanya IDAI bertopik "Klarifikasi IDAI terkait Gangguan Ginjal yang Dikaitkan dengan Parasetamol" ditayangkan dari akun Instagram IDAI (@idai_ig) Selasa malam (18/10/2022), dr. Piprim Basarah Yanuarso Sp.A(K) sebagai narasumber menjelaskan, "Dari 192 kasus gangguan ginjal akut di Indonesia, belum ada satupun yang mengerucut pada satu konklusi tunggal."

Menurut dr. Piprim, IDAI dan Kementerian Kesehatan RI masih mendalami sejumlah teori yang berkaitan dengan kasus gangguan ginjal akut di Indonesia, seperti pengaruh Adenovirus pada penyintas COVID-19, Leptospirosis yaitu penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira, hingga campuran Dietilen Glikol (DEG) dan Etilen Glikol (EG) pada bahan pelarut obat sirup paracetamol yang diduga sebagai penyebab kematian balita di Gambia, Afrika.

Ketua IDAI itu menerangkan,"Pelajaran kasus di Gambia, kandungan Etilen Glikol di pelarut obat batuk sirup banyak memicu kejadian gangguan ginjal akut. Saat itu distop, kasusnya menurun."

Berdasarkan kasus di Gambia, IDAI memiliki tanggung jawab profesi untuk memberikan perlindungan maksimal kepada anak di Indonesia dari segala resiko penyakit.

Diharapkan masyarakat dapat belajar dari kasus di Gambia, untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan obat dan membiasakan diri untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan.

"Kalau IDAI adalah kewaspadaan dini. Kasus gangguan ginjal akut yan tidak selamat juga banyak. Apapun yang ada kecurigaan, harus waspada," kata dr. Piprim mengenai peran IDAI.

Menurutnya, IDAI tidak memiliki kapasitas untuk melarang penggunaan obat. Yang dapat dilakukan adalah memberi anjuran kepada masyarakat untuk lebih bijak mengonsumsi obat, baik dewasa maupun anak-anak.

dr. Piprim menyarankan untuk tidak tergesa-gesa memberikan obat pada anak yang demam. Gejala demam adalah mekanisme pertahanan tubuh dalam mengusir virus. Anak yang sedang demam, dapat diberikan kompres hangat terlebih dahulu.

baca juga

Selain itu, dr. Piprim juga berkata bahwa paracetamol yang dijual bebas di pasar Indonesia saat ini belum tentu menjadi penyebab kasus gangguan ginjal akut di Indonesia.

Ia memberikan contoh sebuah kasus, dimana seorang bayi berusia 7 bulan wafat. Bayi tersebut memiliki tiga orang kakak dengan gejala demam yang sama. Bedanya, tidak seperti kakak-kakaknya, bayi yang wafat itu tidak mengonsumsi obat mengandung paracetamol.

"Buktinya yang minum paracetamol tidak apa-apa. Yang meninggal malah yang tidak mengonsumsi paracetamol," jelas dr. Piprim, dilansir dari laman Antaranews.com.

Oleh karena itu, IDAI tetap membolehkan masyarakat untuk mengonsumsi paracetamol selama memenuhi anjuran dokter. 

Hal itu disebabkan, hasil penelitian terkait kasus gagal ginjal akut di Indonesia belum konklusif. Jika telah ada hasil lain dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), maka kesimpulannya bisa berbeda.

Tonton program Tanya IDAI mengenai "Klarifikasi IDAI terkait Gangguan Ginjal yang Dikaitkan dengan Parasetamol" di bawah ini!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada Gagal Ginjal Akut Pada Anak, Pahami Gejalanya

Waspada Gagal Ginjal Akut Pada Anak, Pahami Gejalanya

Purwokerto | Rabu, 19 Oktober 2022 | 09:30 WIB

BPOM: 2 Bahan Kimia Penyebab Gagal Ginjal Akut Misterius Bisa dari Obat Tercemar

BPOM: 2 Bahan Kimia Penyebab Gagal Ginjal Akut Misterius Bisa dari Obat Tercemar

Health | Rabu, 19 Oktober 2022 | 09:08 WIB

IDAI Imbau Masyarakat Hindari Dulu Memberi Paracetamol Sirup untuk Anak

IDAI Imbau Masyarakat Hindari Dulu Memberi Paracetamol Sirup untuk Anak

Deli | Rabu, 19 Oktober 2022 | 09:02 WIB

Terkini

Kabut Asap Makin Pekat di Palembang, Kota Mulai Berselimut Kelabu

Kabut Asap Makin Pekat di Palembang, Kota Mulai Berselimut Kelabu

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Rakyat Jaga Rakyat: Ketika Solidaritas Lebih Cepat Datang daripada Negara

Rakyat Jaga Rakyat: Ketika Solidaritas Lebih Cepat Datang daripada Negara

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Hortikultura Daerah Naik Kelas, Melon Petani Asal Blitar Tembus Pasar Singapura

Hortikultura Daerah Naik Kelas, Melon Petani Asal Blitar Tembus Pasar Singapura

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:26 WIB

Ketika AI Bisa Memutuskan Transaksi Sendiri, Siapa yang Bertanggung Jawab Jika Terjadi Kerugian?

Ketika AI Bisa Memutuskan Transaksi Sendiri, Siapa yang Bertanggung Jawab Jika Terjadi Kerugian?

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:19 WIB

Siapa Saja? Ini 3 Zodiak yang Diprediksi Ketiban Rezeki Sepanjang September 2026

Siapa Saja? Ini 3 Zodiak yang Diprediksi Ketiban Rezeki Sepanjang September 2026

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Uang Palsu Rp36 M Bukan Sekadar Kerugian, Akademisi: Bisa Gerus Kepercayaan Publik terhadap Rupiah

Uang Palsu Rp36 M Bukan Sekadar Kerugian, Akademisi: Bisa Gerus Kepercayaan Publik terhadap Rupiah

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:10 WIB

5 Cara Membersihkan Noda di Celana Jeans, Perhatikan agar Tidak Merusak Warna

5 Cara Membersihkan Noda di Celana Jeans, Perhatikan agar Tidak Merusak Warna

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Sampah Pasar Malam Sekaten Menumpuk di Alun-alun Kidul Keraton Solo

Sampah Pasar Malam Sekaten Menumpuk di Alun-alun Kidul Keraton Solo

Surakarta | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Iklan Shopee 9.9 Super Shopping Day bareng Naykilla & Tenxi Bikin Netizen Auto Joget!

Iklan Shopee 9.9 Super Shopping Day bareng Naykilla & Tenxi Bikin Netizen Auto Joget!

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Pelukis Bisu dan Rahasia Kelam di Balik Sebuah Pembunuhan

Ulasan Pelukis Bisu dan Rahasia Kelam di Balik Sebuah Pembunuhan

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:00 WIB

×