Detik-Detik Menegangkan Sopir Ambulans Pembawa Jasad Brigadir J

Semarang

Senin, 07 November 2022 | 14:38 WIB
Detik-Detik Menegangkan Sopir Ambulans Pembawa Jasad Brigadir J
Ahmad Syahrul Ramadhan, sopir mobil ambulans pembawa jenazah Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat. (Suara.com/M. Yasir)

SUARA SEMARANG -- Sidang pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J masih terus bergulir. Saksi-saksi masih terus didatangkan dalam upaya menguak fakta.

Kali ini, giliran Ahmad Syahrul Ramadhan, sopir ambulans yang mengantar jenazah Brigadir J. Ia bersaksi dalam persidangan dengan terdakwa Richard Eliezer alias Bharada E, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (7/11/2022).

Dikutip dari Suara.com, Syahrul membeberkan kronologi kala akan membawa jenazah Brigadir J dari rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga pada tanggal 8 Juli 2022.

Dilarang Menyalakan Sirine

Syahrul menyatakan, awalnya ia tidak mengetahui jika dirinya diminta untuk membawa jenazah.

Ia mengungkapkan, saat memasuki kompleks tepatnya dekat gapura, ia mendapati seorang anggota Provos yang memberhentikan laju ambulans yang ia kemudikan.

Syahrul lantas menjelaskan bahwa ia mendapat arahan dari kantor untuk menjemput ke titik lokasi, baru setelahnya ia diberi izin, namun diminta mematikan sirine,

"Lalu katanya 'yasudah mas nanti lurus aja ikutin nanti diarahkan, minta tolong semua protokol ambulans dan sirine dimatikan'," beber Syahrul.

Tidak Tahu Akan Membawa Jenazah

baca juga

Setiba di rumah dinas Ferdy Sambo, Syahrul mengaku kaget ketika melihat banyak anggota Polisi. Syahrul yang awalnya tidak tahu diperintahkan untuk membawa jenazah Yosua, lantas bertanya kepada anggota Provos di mana orang sakit yang akan dievakuasi.

"Saya bilang 'yang sakit yang mana pak?' katanya 'ikutin aja'. Lalu saya jalan melewati garis police line, abis itu saya terkejut ada satu jasad jenazah di samping tangga," ungkap Syahrul.

Kengerian Jasad Brigadir J

Majelis Hakim kemudian bertanya apakah kala itu jasad Yosua sudah diletakkan ke dalam kantung jenazah. Syahrul menyebut jenazah Yosua masih dalam posisi tergeletak di dekat tangga dengan kondisi berlumurah darah.

"Jenazah Yosua udah dikantong?" tanya Majelis Hakim.

"Belum yang mulia. Masih tergeletak berlumuran darah," ucap Syahrul.

Seorang anggota polisi kemudian meminta Syahrul untuk mengecek nadi Yosua. Dia mengatakan Yosua saat itu sudah dalam kondisi tak bernyawa.

"Saya disuruh salah satu anggota untuk cek nadinya. Saya cek udah tidak ada nadinya," kata Syahrul.

Syahrul mengungkapkan jenazah Yosua menggunakan kaos dan masker berwarna hitam dengan luka tembak di bagian dada.

"Iya yang mulia dan wajahnya ditutupi masker yang mulia. Dada yang mulia luka tembak, bolong," pungkasnya.

Didampingi Anggota Provos

Jaksa penuntut umum (JPU) sempat memutar video detik-detik saat mobil ambulans yang dikemudikan Syahrul membawa jenazah Yosua ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Dalam video tersebut terlihat mobil ambulans yang dikemudikan Ramadhan dikawal oleh kendaraan Provos Divisi Propam Polri.

Dalam kesaksiannya, Syahrul juga mengaku ada anggota Provos yang turut mendampinginya di dalam mobil ambulans.

"Ada mobil Provos Pajero saya di belakangnya lalu ada anggota Provos turun. Nanya kamu sama siapa Mas? Saya sendiri. Akhirnya saya ditemani di dalam mobil. Akhirnya saya jalan," kata Syahrul.

Jasad Brigadir Yosua Tidak Segera Dibawa ke Kamar Jenazah

Setiba di RS Polri, Syahrul sempat heran mengapa jenazah Yosua tidak langsung dibawa ke kamar jenazah. Melainkan dibawa ke Instalasi Gawat Darurat atau IGD.

"Saat itu nggak langsung dibawa ke kamar jenazah dibawa ke IGD. Saya tanya 'pak izin kenapa dibawa ke IGD dulu?' Katanya 'saya juga nggak tau mas'. Saya ikutu arahan," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Benarkah Skenario Tunggu ACC Putri Candrawathi Terlebih Dahulu ?

Benarkah Skenario Tunggu ACC Putri Candrawathi Terlebih Dahulu ?

Semarang | Jum'at, 04 November 2022 | 10:35 WIB

Kodir, PRT Sambo Diduga Bohong, Ini Deretan Jawaban Janggalnya

Kodir, PRT Sambo Diduga Bohong, Ini Deretan Jawaban Janggalnya

Semarang | Kamis, 03 November 2022 | 18:49 WIB

Beda Lagi! Keterangan Susi dengan Kuat, Susi Bilang Cekcok, Kuat Bilang Tidak

Beda Lagi! Keterangan Susi dengan Kuat, Susi Bilang Cekcok, Kuat Bilang Tidak

Semarang | Rabu, 02 November 2022 | 17:32 WIB

Adzan Romer : Draft BAP Sudah Ada Pertanyaan Sekaligus Jawaban, Tinggal Tanda Tangan

Adzan Romer : Draft BAP Sudah Ada Pertanyaan Sekaligus Jawaban, Tinggal Tanda Tangan

Semarang | Senin, 31 Oktober 2022 | 21:30 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×