Banjir Bandang di Semarang Bawah, Pemkot Minta Pengembang Tak Asal Bangun Perumahan di Semarang Atas

Semarang

Rabu, 09 November 2022 | 19:21 WIB
Banjir Bandang di Semarang Bawah, Pemkot Minta Pengembang Tak Asal Bangun Perumahan di Semarang Atas
Plh Walikota Semarang, Iswar Aminuddin meninjau lokasi banjir (semarangkota.go.id)

SUARA SEMARANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang meminta para pengembang yang akan membangun perumahan di daerah Semarang atas agar lebih memperhatikan dampak pembukaan lahan.

Plh Walikota Semarang, Iswar Aminuddin menyebut alih fungsi lahan menjadi perumahan di daerah Semarang atas menjadi salah satu penyumbang banjir di Semarang bawah.

"Saat ini yang harus dilakukan adalah pengendalian perubahan fungsi lahan yang ada di kawasan atas jangan sampai kita sudah menghitung kapasitas sungai dan melakukan normalisasi tapi perubahan fungsi lahan terjadi besar-besaran itu sama aja (bisa jadi penyebab banjir)," paparnya Selasa (8/11/2022) dikutip dari semarangkota.go.id.

Dia menambahkan, Pemkot Semarang telah memiliki rencana tata ruang wilayah (RTRW) yang harus dipatuhi para pengembang agar mereka tidak asal untuk membangun perumahan.

Iswar juga meminta Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang untuk melakukan pengawasan terhadap para pengembang perumahan.

"Managemen tata kelola air perlu diperhatikan di kawasan yang dibangun. Kami sedang melakukan evaluasi dan pengawasan pembangunan perumahan di daerah atas," ungkapnya.

Selain itu, untuk mengantisipasi banjir terjadi di kawan Semarang bawah, Pemkot Semarang mewacanakan akan membuat bendungan atau dan di daerah atas.

Pemkot Semarang dikatakan telah memiliki Desain Engineering Detail (DED) untuk membuat bendungan di Sungai Ondo Rante Kecamatan Banyumanik.

Namun, pembuatan bendungan atau dam tersebut dibutuhkan anggaran yang cukup besar.

baca juga

"Kami sudah memiliki DED untuk membuat dam di Ondorante tapi memang biaya cukup besar APBD kita belum mencukupi tapi kita berupaya untuk meminta bantuan kepada Provinsi dan pusat dalam hal ini Kementerian PUPR untuk membuat Dam tersebut,” kata Iswar.

Dengan dibangunnya bendungan dan dam di daerah Semarang atas, diharapkan mampu mengontrol debit air yang mengalir ke Semarang bawah, terutama ketika hujan deras.

Hal juga diharapkan akan mengurangi resiko adanya bencana banjir ataupun luapan air ke pemukiman.

"Kapasitas Dam ini cukup besar jadi kalau kita mampu membuat Dam diatas dan mereduksi energi jadi aliran air yang ke bawah bisa kita redam," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kocak! Bertemu Yoyok Sukawi, Tukang Bakso Ini Keluhkan Lini Depan PSIS Semarang

Kocak! Bertemu Yoyok Sukawi, Tukang Bakso Ini Keluhkan Lini Depan PSIS Semarang

Jawa Tengah | Rabu, 09 November 2022 | 18:16 WIB

Kawasan Sungai Belik Jadi Langganan Banjir, BPBD Kota Yogyakarta Siapkan Upaya Ini

Kawasan Sungai Belik Jadi Langganan Banjir, BPBD Kota Yogyakarta Siapkan Upaya Ini

Jogja | Rabu, 09 November 2022 | 17:54 WIB

Gelombang Tinggi Dibarengi Cuaca Ekstrem, Kepri Waspadai Banjir Rob

Gelombang Tinggi Dibarengi Cuaca Ekstrem, Kepri Waspadai Banjir Rob

Batam | Rabu, 09 November 2022 | 17:24 WIB

Terkini

Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor

Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 05:00 WIB

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

×