SUARA SEMARANG - Pekan ini game Sigma yang bergenre battle royale membuat heboh di dunia maya.
Tak sedikit yang ingin mencoba memainkan Sigma yang sekilas mirip dengan Free Fire ini.
Lebih dari 400 ribu orang sudah mengunduh Sigma di Android dan berpotensi menjadi saingan baru bagi Free Fire.
Ada sedikit perbedaan antara Sigma dan Free Fire. Yang paling mencolok, yakni tampilan karakter keduanya.
Sigma lebih terlihat seperti kartun dan warna-wanrni dibandingkan dengan Free Fire.
Namun selebihnya antara Sigma dan Free Fire hampir sama, terutama tidak adanya pintu dalam in game keduanya.
Tidak adanya pintu rumah dalam game ini bisa menjadi keuntungan tersendiri, yakni game akan lebih kecil dan ringan.
Dengan demikian, akan semakin banyak model smartphone yang akan mampu menjalankan game Sigma dan Free Fire.
Hal ini akan membuat pemain game ini akan semakin banyak karena menjangkau spesifikasi smartphone yang disebut sebagai HP Kentang.
Baca Juga: Geramnya Ridwan Kamil Ada Ormas Arogan Copot Label Gereja di Tenda Bantuan Gempa Cianjur
Secara gerakan pun hampir keduanya mirip. Saat melompat dari pesawat, Sigma dan Free Fire memiliki kesamaan yaitu adanya skateboard yang akan hilang ketika parasut mengembang.
Tidak hanya itu, suara peringatan penyempitan zona dalam game Sigma dan Free Fire juga mirip.
Seperti game battle royale pada umumnya, pemain harus bertahan hingga akhir.
Player yang bertahan hingga akhir game adalah pemenang dalam sistem battle royale.
Senjata dan perlengkapan perang tersedia di dalam gedung. Untuk mendapatkannya, player harus berebut dengan player lainnya.
Selain mendapatkan peralatan bertahan hidup di gedung, player bisa merampas dari player lainnya dengan cara mengeliminasinya terlebih dahulu.