SUARA SEMARANG - Ketua Komunitas Civil Society Indonesia Irma Hutabarat kembali bersuara soal pengakuan Putri Candrawathi di persidangan yang mengatakan diperkosa oleh Brigadir J atau Novriansyah Yosua Hutabarat.
Kronologi peristiwa perkosaan yang dikatakan Putri Candrawathi di persidangan yakni tragedi perkosaan yang dilakukan Yosus kepadanya di Magelang, namun ini dibantah oleh Irma Hutabarat.
Irma Hutabarat mantan jurnalis berusia 59 tahun ini memutar balikkan pernyataan Putri Candrawathi, yang justru dimungkinkan sebaliknya.
Irma Hutabarat menyebut Putri Candrawathi justru lebih mungkin minta diperkosa oleh Yosua, hingga berujung skenario penembakan oleh Ferdy Sambo.
Melansir laman Suara, kepada Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso, Putri Candrawathi mengaku diperkosa Yosua.
Tak berhenti disitu, Putri Candrawathi menyatakan dirinya juga dianiaya, hingga dibanting tiga kali oleh Brigadir J.
Bermula dari hal inilah, diduga menjadi pemicu pembunuhan Brigadir J di rumah Duren Tiga yang didalangi suami Putri Candrawathi yakni Brigadir J.
![Sidang Ferdy Sambo ; Putri Candrawathi [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/suara-partners/semarang/thumbs/1200x675/2022/12/12/1-sidang-ferdy-sambo-putri-candrawathi.jpg)
Ya, Irma Hutabarat sangat menampik semua pengakuan Putri Candrawathu di persidangan tersebut.
Irma Hutabarat perempuan berambut putih itu, mempertanyakan soal dugaan pemerkosaan di rumah Magelang sebenarnya tidak penting dilakukan di persidangan.
Baca Juga: Naskah Teks Khutbah Jumat Singkat dengan Tema Kematian, Khutbah yang Menggetarkan Jiwa
"Karena orang yang diperkosa saja melarang suaminya untuk melapor, untuk membawa ke dokter, untuk menelepon ajudan yang lainnya," tutur Irma, dikutip dari kanal YouTube Uya Kuya TV, Selasa (13/12/2022).
Dia menyatakan tak masuk akal bila Yosua berani mengancam keluarga jenderal bintang dua.
"Katanya takut diancam Yosua, masuk akal nggak? Ini jenderal bintang dua, dan nyonya, dan ada ajudan yang lain-lain, jadi mengada-adanya keterlaluan," ujar dia.
Irma Hutabarat terkekeh hingga bingung akan skenario yang dibuat kubu Sambo.
"Ini settingan yang maksa, settingan yang melecehkan akal sehat," kata Irma Hutabarat.
Lebih jauh, Irma Hutabarat meyakini tidak ada pemerkosaan yang terjadi di rumah Magelang oleh Brigadir J kepada Putri Candrawathi.