Warga Dinar Indah Ogah Pindah Rusun, Walikota Semarang Carikan Solusi Lain

Semarang | Suara.com

Senin, 27 Februari 2023 | 16:38 WIB
Warga Dinar Indah Ogah Pindah Rusun, Walikota Semarang Carikan Solusi Lain
Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayau saat menemui warga Perum Dinar Indah Meteseh (Dok. Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Warga Perumahan Dinar Indah, Meteseh Tembalang, Kota Semarang menolak tawaran relokasi ke rumah susun untuk sementara.

Padahal, lokasi sebagian perumahan tersebut sangat rawan terkena banjir bandang lantaran berada di dekat sungai yang mengalirkan air dari Kabupaten Semarang.

Jika daerah hulu hujan, warga Dinar Indah harus waspada dengan datangnya banjir bandang yang sudah berkali-kali menerjang daerah tersebut.

Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menegaskan jika Pemkot berjanji akan tetap berupaya mencarikan solusi agar masyarakat bisa pindah dari Dinar Indah Meteseh yang jadi langganan banjir bandang.

Jika memang ada lahan yang cukup besar, solusi lain yang bisa ditawarkan Pemkot Semarang kepada warga Dinar Indah adalah rumah deret.

“Kami sudah mengajukan proposal itu ke Kementerian PUPR. Semoga segera diproses. Ini belum jadi sudah pada komplain. Kami kan melakukan upaya-upaya,” kata Mbak Ita, sapaan akrab Walikota Semarang pada Jumat (24/2/2023) lalu dikutip dari semarangkota.go.id.

Menurut informasi yang Mbak Ita terima, masih ada tanah milik pengembang di daerah sekitar.

Namun tidak bisa serta-merta langsung dieksekusi karena harus dilihat terlebih dahulu legalitasnya.

”Itu di atas ada tanahnya pengembang. Tapi, kalau bukan punya Pemkot Semarang harus dilakukan pemutihannya atau kami panggil dulu pengembangnya. Perlu ada diskresi,” jelasnya.  

Lebih lanjut, Ita mengatakan untuk penanganan banjir di Dinar Indah dan Rowosari sudah melalui rapat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan juga stakeholder terkait.

Pemerintah Kabupaten Semarang perlu mengevaluasi rencana tata ruang wilayah (RTRW) dan pembenahan lingkungan.

BBWS Pemali Juana juga harus melakukan kajian normalisasi Sungai Mluweh atau hulu DAS Babon dan membuat bendungan atau kolam retensi. 

“Kalau kajian dan DED prosesnya lama. Sehingga perlu memikirkan apa yang harus kita lakukan dulu, misalnya pemasangan bronjong. Kami dari Semarang melakukan penaganan. Bagaimana pun mereka warga Semarang. Kita harus selesiakan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gelar Workshop Photo Product, PSI Kota Semarang Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas

Gelar Workshop Photo Product, PSI Kota Semarang Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas

| Senin, 27 Februari 2023 | 16:16 WIB

Jonathan Cantillana Kembali ke PSIS Semarang Musim Depan, Duduk Bareng CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi dan Carlos Fortes?

Jonathan Cantillana Kembali ke PSIS Semarang Musim Depan, Duduk Bareng CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi dan Carlos Fortes?

| Senin, 27 Februari 2023 | 10:27 WIB

Pemain Asing PSIS Semarang Berjatuhan: Setelah Carlos Fortes, Kini Vitinho yang Diterpa Cedera

Pemain Asing PSIS Semarang Berjatuhan: Setelah Carlos Fortes, Kini Vitinho yang Diterpa Cedera

| Senin, 27 Februari 2023 | 06:36 WIB

Terkini

Jangan Asal Parkir, Ini 3 Ciri Rest Area Rawan Kejahatan Saat Mudik Lebaran 2026

Jangan Asal Parkir, Ini 3 Ciri Rest Area Rawan Kejahatan Saat Mudik Lebaran 2026

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 09:04 WIB

Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking

Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 09:00 WIB

Liverpool Tumbang di Markas Brighton, Ini Dalih Arne Slot

Liverpool Tumbang di Markas Brighton, Ini Dalih Arne Slot

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:59 WIB

IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa

IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:55 WIB

Ridwan Kamil Sampaikan Maaf di Momen Lebaran, Doakan Penyebar Hoaks Mendapat Hidayah

Ridwan Kamil Sampaikan Maaf di Momen Lebaran, Doakan Penyebar Hoaks Mendapat Hidayah

Entertainment | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:51 WIB

Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!

Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:47 WIB

Hasil Ligue 1: Hajar Nice 4-0, PSG Ambil Alih Puncak Klasemen

Hasil Ligue 1: Hajar Nice 4-0, PSG Ambil Alih Puncak Klasemen

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:42 WIB

Puasa Syawal Mulai Kapan? Ini Hukum Menggabungkannya dengan Qadha Ramadan

Puasa Syawal Mulai Kapan? Ini Hukum Menggabungkannya dengan Qadha Ramadan

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:38 WIB

32 Kode Redeem FF 22 Maret 2026: Trik Spin Bundle Old Clover Cuma Modal 1000 Diamond

32 Kode Redeem FF 22 Maret 2026: Trik Spin Bundle Old Clover Cuma Modal 1000 Diamond

Tekno | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:31 WIB

Jelang Final Piala Liga, Mikel Arteta Singgung Hubungan Pep Guardiola

Jelang Final Piala Liga, Mikel Arteta Singgung Hubungan Pep Guardiola

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:29 WIB