semarang

Bawaslu Ajak Influencer Speak Up Konten Politik Sehat, Pakar: Mulailah dari Konten Kesadaran Berpolitik

Semarang Suara.Com
Selasa, 21 Maret 2023 | 22:33 WIB
Bawaslu Ajak Influencer Speak Up Konten Politik Sehat, Pakar: Mulailah dari Konten Kesadaran Berpolitik
Bawaslu Ajak Influencer Speak Up Konten Politik Sehat. (Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Semarang berharap peran para influencer dalam pengawasan partisipatif jelang Pemilu 2024.

Bawaslu Kota Semarang menyadari dunia maya bakal menjadi ajang rujukan informasi tentang perkembangan Pemilu 2024 bagi terutama para pemilih pemula dan milenial.

Keakurasian informasi di dunia maya juga menjadi celah bagi para oknum buzzer dalam menyesatkan beragam data informasi Pemilu 2024 yang tak bertanggungjawab untuk kepentingan tertentu.

Karenanya, Bawaslu mengajak para influencer sebagai konten kreator bisa terlibat partisipasinya dalam memberikan konten politik yang sehat.

Hal ini diungkapkan Bawaslu dalam temu para influencer penyedia konten kreator dalam keterlibatan pengawasan partsipatif Pemilu 2024 di Hotel Dafam Semarang Selasa 21 Maret 2023.

"Tujuan ingin para konten kreator peduli terkait pengawasan pemilu dan menyediakan kontennya tentang pengawasan pemilu," kata Nining Susanti Anggota Bawaslu Kota Sematang.

Nining menyebut, tak mudah untuk Bawaslu bergerak sendiri dalam melakukan pengawasan di dunia maya dengan beragam informasi tentang Pemilu 2024.

"Medsos kita adalah lembaga, jadi formal, kaku mesti kita butuh masukannya," katanya.

Butuh peran partisipatif para influencer seperti blogger, selebgram, seleb TikTok, maupun akun-akun media sosial berbasis komunitas publik dalam menyediakan konten politik yang sehat.

Baca Juga: Gibran Hadiri Dugderan Semarang, Umumkan Kesepakatan dengan Mbak Ita

"Bagaimana mengajak teman-teman influencer yang memang ada yang belum terbiasa membuat konten politik, kita bicarakan dan sepakati," katanya.

Bawaslu pun dalam waktu dekat akan kembali mengumpulkan para influencer untuk bersama-sama menyusun konten politik apa saja yang termasuk sehat dan ditampilka di media sosial.

"Follow up akan kita undang ke kantor apa yang akan kita lakukan atau ada kesepakatan konten apa yang akan dibuat agar menarik. Apa yang tidak perlu ditampilkan di media sosial kita," katanya.

Pakar dan akademisi Komunikasi Universitas Diponegoro Semarang Lintang Ratri Rahmiaji menyebut bahwa para influencer bisa membuat konten tentang politik tidak harus melulu yang berat.

"Influencer yang memang bukan concern politik, sebenarnya konten bisa diarahkan pada yang concern kesadaran politik, tidak harus serius partai politik," katanya.

Ia juga menyatakan bahwa para influencer tak perlu khawatir tentang konten berbau politik tidak akan ditinggalkan oleh para followernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI