semarang

Bawaslu Libatkan Pramuka Sebagai Pengawas Partisipatif, Taj Yasin Pesan Kawal Pemilu dengan Adil

Semarang Suara.Com
Rabu, 22 Juni 2022 | 20:57 WIB
Bawaslu Libatkan Pramuka Sebagai Pengawas Partisipatif, Taj Yasin Pesan Kawal Pemilu dengan Adil
Doc. Semarang.suara.com

SUARA SEMARANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) libatkan peran Pramuka sebagai pengawasa partisipatif saat Pemilu.

Melalui Pramuka, pengawasa partisipatif juga untuk memberikan wawasan bagi masyarakat tentang pentingnya Pemilu.

Taj Yasin merasa senang Bawaslu Kota Semarang melibatkan organisasi Pramuka untuk memperkenalkan pentingnya pemilu. 

Di samping itu, Bawaslu juga menggandeng Pramuka untuk menjadi pengawas partisipatif pada Pemilihan Presiden tahun 2024 mendatang.  

"Kawal Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dengan Adil," pesan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin, Rabu (22/6/2022).

Hal itu disampaikan Taj Yasin dalam kegiatan Pembukaan Perkemahan Wirakarya Daerah X dan Kemah Bakti Gugus Depan Perguruan Tinggi Kwartir Daerah Jawa Tengah Tahun 2022 Binwil Semarang dan Binwil Kedu.

"Saya senang dengan dimulai sejak dini, mengenalkan bagaimana tahapan-tahapan pemilu. Dan tentu dengan pembelajaran itu, (akan dipahami) apa sih pentingnya pemilu," tuturnya. 

Pemilu bukan hanya sekadar ajang pesta rakyat, sambung Taj Yasin. Dia menandaskan, pemilu adalah penentuan kemajuan bangsa untuk lima tahun ke depan.

"Sehingga saya berharap, dengan adanya pemilu 2024, lewat gerakan Pramuka, (nantinya) sikap dalam Pemilu, (bisa) mengawal pemilu 2024," katanya.

"Juga memberikan wawasan kepada masyarakat untuk menentukan pemimpin yang lebih baik. Dan ingat, pesan saya pemilu bukan mengganti tapi meneruskan," kata Taj Yasin.

Sekretaris Saka Adhyasta Bawaslu Kota Semarang, Marini mengaku pola pikirnya berubah setelah mendapatkan pembekalan dari Bawaslu. 

Dia menjadi paham mengapa tidak boleh sembarangan memberikan suara. 

"Dulu pas waktu pemilu tinggal pilih aja. O siapa sih yang dikenal. Apalagi kaya pemilihan gubernur kemudian partai-partai (wakil rakyat), itu kita tinggal milih aja," katanya.

"Tapi sekarang kita tahu bahwa tidak semua itu kita harus langsung memilih, tapi juga harus dilihat juga dari visi misi, juga cara kerjanya," urai gadis yang tercatat sebagai mahasiswi Undip itu.

Marini menambahkan, dalam pembekalan juga diberikan pengetahuan mengenai beragam pelanggaran dalam pemilu dan jenis tindak sengketa. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI