SUARA SEMARANG – Logo Twitter yang awalnya burung berkicau kini telah berubah menjadi anjing Shiba Inu.
Pergantian logo Twitter lama menjadi logo baru seekor anjing Shiba Inu ini pun tuai kehebohan para pengguna media sosial Twitter.
Bahkan netizen ada yang kaget saat membuka Twitter, logonya berubah dan mengira aplikasi tersebut sedang kena hack atau ada eror.
Ternyata, setelah ditelusuri memang ada perubahan logo dari logo Twitter lama yang bergambar burung berwarna biru kini berubah dengan gambar anjing Shiba Inu.
Elon Musk, pengusaha miliarder dan CEO Tesla dan SpaceX, sekali lagi menjadi berita utama, tetapi kali ini bukan karena ide inovatif atau proyek ambisiusnya.
Baru-baru ini, Elon Musk mengubah logo Twitter-nya menjadi gambar anjing Shiba Inu, ras yang mendapatkan popularitas dalam beberapa tahun terakhir karena hubungannya dengan cryptocurrency populer, Dogecoin.
Keputusan Musk untuk mengubah foto profilnya menjadi anjing Shiba Inu telah menimbulkan kehebohan di media sosial.
Banyak yang bertanya-tanya apakah ini merupakan tanda dukungannya terhadap Dogecoin, mata uang kripto yang dibuat sebagai lelucon tetapi sejak saat itu mendapatkan banyak pengikut.
Elon Musk telah menjadi pendukung vokal Dogecoin di masa lalu, dan tweetnya tentang cryptocurrency sering menyebabkan nilainya melonjak.
Anjing Shiba Inu di logo Twitter adalah referensi dari meme Doge yang populer, yang menampilkan anjing Shiba Inu dengan ekspresi lucu.
Meme Doge menjadi populer pada tahun 2013, dan sejak itu, anjing Shiba Inu menjadi identik dengan cryptocurrency Dogecoin.
Keputusan Musk untuk mengubah logo Twitter menjadi anjing Shiba Inu telah memicu minat baru pada Dogecoin, dengan banyak yang berspekulasi bahwa dukungan Musk untuk cryptocurrency dapat menyebabkan lonjakan nilainya.
Namun, perlu dicatat bahwa Dogecoin, seperti semua cryptocurrency, adalah aset yang sangat tidak stabil, dan nilainya dapat berfluktuasi secara liar berdasarkan kondisi pasar.
Kecintaan Musk pada meme dan kesediaannya untuk merangkul ide-ide yang tidak konvensional membuatnya menjadi sosok yang dicintai banyak anak muda, yang melihatnya sebagai pengusaha visioner yang tidak takut mengambil risiko.
Keputusan Musk untuk mengubah logo perusahaan Twitter menjadi seekor anjing Shiba Inu hanyalah contoh terbaru dari kesediaannya untuk merangkul ide-ide yang tidak konvensional dan mendorong batas-batas dari apa yang mungkin.
Selain itu, kecintaan Elon Musk pada meme dan keterlibatannya dalam ruang cryptocurrency telah menjadi topik pembicaraan selama beberapa waktu.
Di masa lalu, Elon Musk diketahui seringkali men-tweet tentang Dogecoin, Bitcoin, dan mata uang kripto lainnya, sering menyebabkan lonjakan nilainya.
Dia juga menyatakan minatnya untuk menggunakan cryptocurrency untuk pembayaran di perusahaannya, seperti Tesla dan SpaceX.
Ketertarikan Musk dengan Dogecoin sangat menonjol. Dia menyebutnya sebagai "crypto rakyat" dan bahkan menyebut dirinya "Dogefather".
Kicauannya tentang Dogecoin sering kali disertai dengan meme atau referensi budaya populer, menjadikannya populer di kalangan pengikutnya.
Beberapa orang mengkritik keterlibatannya dalam ruang cryptocurrency, mengutip kekhawatiran tentang volatilitas dan potensi penipuannya.
Yang lain mempertanyakan apakah tweetnya tentang cryptocurrency dapat dilihat sebagai manipulasi pasar, mengingat pengaruhnya dan banyak pengikut.
Musk telah menekankan bahwa tweetnya tidak dimaksudkan untuk dianggap sebagai nasihat keuangan dan dia hanya mengungkapkan pendapat pribadinya.