Sebagai seorang brand ambassador klinik kecantikan milik dr. Richard Lee, Inara Rusli juga mendapat sorotan lebih dari kalangan netizen.
Beberapa pengguna media sosial menyatakan keprihatinan bahwa Inara yang berprofesi di industri kecantikan dan kesehatan harus memperlihatkan dirinya tanpa hijab.
Namun, penting untuk diingat bahwa keputusan Inara Rusli untuk tidak mengenakan hijab adalah keputusan pribadinya.
Setiap individu memiliki hak untuk menentukan cara berpakaian mereka sesuai dengan keyakinan dan kepercayaan pribadi. Kehidupan pribadi seseorang seharusnya dihormati, dan tidak seharusnya dijadikan objek perdebatan yang memicu konflik di media sosial.
Beredarnya foto Inara Rusli yang diduga tidak mengenakan hijab dan menjadi viral di media sosial TikTok mengingatkan kita akan kompleksitas isu-isu yang berkaitan dengan identitas dan kebebasan berpakaian.
Penting bagi kita sebagai masyarakat untuk memperlakukan satu sama lain dengan saling menghormati perbedaan dan menjaga sikap yang santun dalam menyampaikan pendapat.