Yoyok Sukawi Akui Ketemu Anak Bos Djarum, Fix Sponsor Baru PSIS Semarang Dana Mengalir Deras?

Semarang

Senin, 12 Juni 2023 | 15:36 WIB
Yoyok Sukawi Akui Ketemu Anak Bos Djarum, Fix Sponsor Baru PSIS Semarang Dana Mengalir Deras?
CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi buka suara soal penjajakan sponsor baru dan klarifikasi soal Djarum. (youtube Yoyok Sukawi)

SUARA SEMARANG - CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi terus persiapkan tim untuk mengarungi Liga 1, termasuk penjajakan sponsor baru, warganet sampai sarankan Djarum.

Selain persiapan transfer pemain dan kedalaman skuad PSIS Semarang, finansial menjadi penting bagi Yoyok Sukawi dengan mencari sponsor baru yang berpeluang masuk, benarkah mempertimbangkan Djarum?

Yoyok Sukawi bahkan buka-bukaan kepada para suporter mengenai calon-calon sponsor baru PSIS Semarang, bahkan bicara soal Djarum.

Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi mengaku sedang berada di Jakarta, pada Sabtu 10 Juni 2023 lalu dengan segepok proposal sponsor.

Yoyok Sukawi sedang berada di area Gelora Bung Karno (GBK), sembari melakukan siaran langsung Insta Story Instagram.

Dia melakukan tanya jawab kepada warganet yang kebanyakan merupakan para suporter PSIS Semarang.

Banyak yang bertanya kepada politisi Partai Demokrat itu perihal keberadaanya di Jakarta dalam rangka apa.

Yoyok Sukawi yang juga anggota DPR RI itu mengaku punya niat khusus perihal keberadaanya di Jakarta akhir pekan ini.

Yoyok Sukawi berdalih keberadaanya di Jakarta salah satunya soal kepentingan PSIS Semarang.

baca juga

Dia sedang berburu sponsor yang mau bergabung dengan PSIS Semarang untuk musim depan.

"Bawa proposal cari sponsor ini lho," kata dia.
Menurut Yoyok Sukawi, kepergiannya ke Jakarta sekaligus sayembara mencari sponsor-sponsor baru yang mau kerja sama dengan PSIS Semarang nantinya.

"Sekalian di Jakarta muter cari sponsor. Pusatnya sponsor (kantor perusahaan) kan di Jakarta meskipun pabriknya bisa di tempat lain," ujar Yoyok Sukawi yang juga politisi Partai Demokrat tersebut.

Dia juga menjawab saran warganet soal penjajakan sponsor kepada Djarum.

Yoyok Sukawi mengaku pernah bertemu dengan anak bos Djarum.

"Pernah ketemu anaknya bos Djarum. Tapi memang mereka fokus ke Badminton," ujarnya.

Yoyok Sukawi lantas menjelaskan beberapa perusahaan besar utamanya di Jawa Tengah masih mendukung PSIS sebagai sponsir.

Menurutnya, saat ini PSIS Semarang masih menjalin kerja sama dengan beberapa sponsor yang ada pada musim lalu.

"Sido Muncul masih, Indofood juga masih sponsor, Nexa juga," kata Yoyok Sukawi.

Namun demikian, Yoyok Sukawi tetap terus mencari calon sponsor baru yang mau diajak kerja sama.

Meski demikian sponsor juga tidak asal pilih dan mengajukan proposal, di mana harus ada pertimbangan tertentu.

"Golek sponsor sing cetho-cetho wae (cari sponsor yang jelas-jelas saja)," kata dia.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sang Pengantin Baru Gabung PSIS Semarang, Sugeng Rawuh Carlos Fortes

Sang Pengantin Baru Gabung PSIS Semarang, Sugeng Rawuh Carlos Fortes

Semarang | Senin, 12 Juni 2023 | 13:49 WIB

Jalan Tuhan Preman Kawakan di Semarang, Masa Muda Habis untuk Kejahatan, Edarkan Narkoba hingga Jadi Begal

Jalan Tuhan Preman Kawakan di Semarang, Masa Muda Habis untuk Kejahatan, Edarkan Narkoba hingga Jadi Begal

Jawa Tengah | Senin, 12 Juni 2023 | 14:51 WIB

Carlos Fortes Ditanyakan Suporter, Bos PSIS Yoyok Sukawi Buka-bukaan: Seharusnya Sudah Sampai

Carlos Fortes Ditanyakan Suporter, Bos PSIS Yoyok Sukawi Buka-bukaan: Seharusnya Sudah Sampai

Semarang | Senin, 12 Juni 2023 | 09:55 WIB

Terkini

Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen

Komdigi Ungkap Modus Baru Judi Online 2026, Spam Bot di Instagram hingga TikTok Naik 128 Persen

Tekno | Senin, 29 Juni 2026 | 19:47 WIB

Dana SAL Rp400 Triliun Masuk Himbara, BRI Siap Perkuat Pembiayaan UMKM dan Sektor Produktif

Dana SAL Rp400 Triliun Masuk Himbara, BRI Siap Perkuat Pembiayaan UMKM dan Sektor Produktif

Riau | Senin, 29 Juni 2026 | 19:45 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Datang Bahas Sengketa Lahan, Pria di OKI Ditembak 3 Kali, Pelaku Diburu Polisi

Datang Bahas Sengketa Lahan, Pria di OKI Ditembak 3 Kali, Pelaku Diburu Polisi

Sumsel | Senin, 29 Juni 2026 | 19:32 WIB

Debut Sensasional, Cape Verde Jadi Tim Anomali di Ajang Piala Dunia 2026

Debut Sensasional, Cape Verde Jadi Tim Anomali di Ajang Piala Dunia 2026

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 19:29 WIB

Unhas Cetak Wirausaha Baru, Ikan Pindang Diolah Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi

Unhas Cetak Wirausaha Baru, Ikan Pindang Diolah Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi

Sulsel | Senin, 29 Juni 2026 | 19:27 WIB

Membaca Doorstoot naar Djokja: Menyelami Hari-Hari Paling Genting Indonesia

Membaca Doorstoot naar Djokja: Menyelami Hari-Hari Paling Genting Indonesia

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 19:25 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

×