SUARA SEMARANG- Berikut ini adalah 7 amalan yang bisa dilakukan saat bulan Dzulhijjah untuk mendapatkan keutamaan dan ganjaran dari Allah Ta'ala.
Bulan Dzilhijjah merupakan salah satu dari empat bulan Haram yaitu bulan yang sangat dimuliakan dan memiliki keistimewaan tersendiri. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang diriwayatkan dari Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Ada dua bulan yang pahala amalnya tidak akan berkurang. Keduanya dua bulan hari raya: bulan Ramadhan dan bulan Dzulhijjah,” (HR. Bukhari 1912 dan Muslim 1089).
Setidaknya terdapat 7 amalan yang bisa dilakukan pada bulan Dzulhijjah, sebagaimana yang disampaikan Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasallam dalam beberapa hadis yang diriwayatkan oleh para sahabat. 7 amalan pada bulan Dzilhijjah tersebut yaitu :
1. Memperbanyak Amal Solih
Memperbanyak amal solih pada bulan Dzulhijjah merupakan suatu anjuran yang diperintahkan Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasallam. Karena pada bulan Dzulhijjah Allah Ta'ala melipat gandakan ganjaran bagi hambaNya.
Sebagaimana hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Bukhari dan Turmudzi :
“Tidak ada hari dimana suatu amal shalih lebih dicintai Allah melebihi amal shalih yang dilakukan di sepuluh hari ini (sepuluh hari pertama Dzulhijjah). Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah termasuk lebih utama dari jihad fii sabilillah? Nabi Shalallahu Alaihi Wasalam menjawab “ termasuk lebih utama disbanding jihad fi sabilillah. Kecuali orang yang keluar dengan jiwa dan hartanya (ke medan jihad), dan tidak ada satupun yang kembali (mati dan hartanya diambil musuh).“ (HR. Ahmad, Bukhari dan Turmudzi)
2. Puasa 9 Hari Pertama dan Puasa Arafah
Puasa sunnah yang dilakukan pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah juga merupakan amalan yang dianjurkan. Puasa yang dilakukan pada tanggal 1-9 Dzulhijjah dan ditutup pada tanggal 10 dimana jamaah Haji sedang melakukan wukuf di arofah.
Puasa Arofah memiliki keutamaan yaitu dapat menghapuskan dosa pada setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya.
Abu Qatadah radliallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“…puasa hari arafah, saya berharap kepada Allah agar menjadikan puasa ini sebagai penebus (dosa, pen.) satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya..” (HR. Ahmad dan Muslim)
3. Memperbanyak Dzikir
Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasallam menganjurkan untuk memperbanyak dzikir pada bulan Dzulhijjah dengan lafaz dzikir tahlil, takbir dan tahmid.
Sebagaimana dalam sebuah Hadist yang disampaikan dari Abdullah bin Umar, bahwa Nabi Shalallahu alaihi wasalam bersabda.
“ Tidak ada amal yang dilakukan di hari yang lebih agung dan lebih dicintai Allah melebihi amal yang dilakukan pada tanggal 1 – 10 dzulhijjah. Oleh karena itu perbanyaklah membaca tahlil, takbir, dan tahmid pada hari itu.” (HR. Ahmad)
4. Melaksanakan Shalat Idul Adha
Bulan Dzulhijjah juga menjadi bulan dimana Hari Raya Idul Adha dirayakan, salah satu ibadah yang disyariatkan pada saat Idul Adha ialah melakukan solat vsunnah Idul Adha.
Perintah solat sunnah Idul Adha Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasallam bersabda:
“Dari Anas bin Malik radlhallahu ‘anhu, beliau mengatakan bahwa ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba di Madinah, masyarakat Madinah memiliki dua hari yang mereka rayakan dengan bermain. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Dua hari apakah ini?” Mereka menjawab, “Kami merayakannya dengan bermain di dua hari ini ketika zaman jahiliyah. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah telah memberikan ganti kepada kalian dengan dua hari yang lebih baik: Idulfitri dan Iduladha.” (HR. An-Nasa’i, Abu Daud dan Ahmad)
5. Mandi Sebelum Idul Adha
Salah satu syarat sah dalam mendirikan solat adalah dalam keadaan suci, dengan mandi besar maka hal tersebut dapat menyucikan tubuh.
Mandi sebelum mendirikan solat Idul Adha juga merupakan hal yang disunnahkan Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasallam. Hal ini sebagaimana yang disampaikan dalam hadis riwayat imam Baihaqi.
“Seorang lelaki bertanya kepada Ali radhiallahu’anhu tentang mandi, ia menjawab: ‘Mandilah setiap hari jika engkau mau’. Lelaki tadi berkata: ‘bukan itu, tapi mandi yang benar-benar mandi’. Ali menjawab: ‘Mandi di hari Jum’at, Idul Fitri, Idul Adha dan hari Arafah.” (HR. Al Baihaqi)
6. Menyembelih Hewan Kurban
Amalan yang sangat dianjurkan pada bulan Dzulhijjah adalah menyembelih hewan kurban. Tentu saja hal ini dianjurkan kepada umat muslim yang telah mampu melaksanakan kurban.
Bahkan Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasallam dengan sangat tegas melarang seseorang mendekat ke masjid jika dirinya dalam keadaan mampu berkurban tapi memilih untuk tidak berkurban. Sebagaimana hadis yang disampaikan dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Siapa yang memililki kelapangan namun dia tidak berkurban maka jangan mendekat ke masjid kami.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah.)
Sesungguhnya Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Kausar ayat 2 yang artinya:
“Laksanakanlah salat untuk Rab-mu dan sembelihlah kurban.” (QS. Al-Kautsar: 2)
Dalam hadis lain Rasulullah Sholallahu 'alaihi wasallam juga bersabda bahwa ibadah kurban merupakan amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta'ala.
“Tidak ada amalan yang dikerjakan anak Adam ketika hari (raya) kurban yang lebih dicintai oleh Allah ‘Azza Wa Jalla dari mengalirkan darah, sesungguhnya pada hari kiamat ia akan datang dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya dan bulu-bulunya. Dan sesungguhnya darah tersebut akan sampai kepada Allah ‘Azza Wa Jalla sebelum jatuh ke tanah, maka perbaguslah jiwa kalian dengannya.” (HR. Ibnu Majah, At-Tirmidzi, Al-Hakim)
7. Tidak Makan Sebelum Sholat Ied
Sebelum berangkat untuk mendirikan solat Idul Adha maka disunnahkan seseorang untuk tidak mengkonsumsi apapun, hal ini berbeda dengan sebelum melaksanakan solat Idul Fitri yang disunnahkan untuk mengkonsumsi makanan sebelum mendirikan solat.
Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan Ibnu Majah menerangkan bahwa,
“Nabi Shallallahu’alahi Wasallam biasanya tidak keluar pada hari Idul Fitri hingga makan terlebi dahulu, dan tidak makan pada hari Idul Adha hingga beliau kembali dari shalat.” (HR. Ibnu Majah).
Itulah 7 amalan yang bisa dilakukan saat bulan Dzulhijjah untuk mendapatkan keutamaan dan ganjaran dari Allah Ta'ala.