Keren, Siswa MAN 1 Kota Semarang Berhasil Menciptakan Media Pembelajaran Digital 'Trisakti'

Semarang

Senin, 26 Juni 2023 | 21:39 WIB
Keren, Siswa MAN 1 Kota Semarang Berhasil Menciptakan Media Pembelajaran Digital 'Trisakti'
Keren, Siswa MAN 1 Kota Semarang Berhasil Menciptakan Media Pembelajaran Digital 'Trisakti'

SUARA SEMARANG - Trisakti adalah sebuah media pembelajaran digital berbasis Scratch yang dikembangkan oleh para siswa MAN 1 Kota Semarang. Trisakti menawarkan pengalaman pembelajaran dan permainan yang menyenangkan. Media ini telah diimplementasikan dan diuji coba di KB IT Harapan Bunda pada tanggal 22 Juni 2023 dengan hasil yang positif.

Trisakti memiliki fitur-fitur menarik, antara lain pembelajaran tiga kata ajaib seperti "Minta tolong," "Terima kasih," dan "Minta maaf." Konsep Trisakti menghadirkan petualangan Lyra dan Nova dalam menyelesaikan misi mereka menuju sebuah gunung. Di sepanjang perjalanan, mereka menghadapi berbagai tantangan dan para anak diajak untuk menyelesaikan misi-misi tersebut.

Tidak hanya itu, Trisakti juga menyajikan tiga permainan yang melatih motorik anak. Selain memberikan pembelajaran mengenai budi pekerti, Trisakti juga berfokus pada pengembangan keterampilan motorik anak. Proyek ini merupakan hasil kerja sama dari Ia Kirana Insani, Anita Puspitasari, Nada Kamilia az-Zahra, Chielo Faadihillah, dan M. Alaika. Mereka berhasil menyelesaikan proyek ini dalam waktu dua minggu.

Fentika Zahra, pelatih dari tim Fastco yang mengawasi proyek ini, mengungkapkan rasa syukurnya karena para siswanya berhasil menyelesaikan proyek ini dengan baik dan lancar. Kerja sama tim dan keterampilan individu sangat penting dalam menyelesaikan proyek ini.

Menurut Ketua Tim, Kirana Insani, cara kerja dari materi pembelajaran Trisakti ini dimulai dengan mengklik "Green Flag" untuk memulai permainan. Setelah itu, akan muncul dua pilihan, yaitu jika memilih "Play," maka akan langsung beralih ke pembelajaran Trisakti. Sesi pembelajaran ini dipandu oleh ikon permainan, yaitu Lyra dan Nova. Terdapat tiga tingkatan (level) dalam pembelajaran ini yang berisi materi-materi edukasi mengenai Trisakti.

"Klik ikon level 1 untuk memulai pembelajaran materi. Pengajaran ini disampaikan melalui cerita animasi yang berlatar di sebuah hutan, di mana terdapat seorang anak perempuan yang tidak berjalan dengan konsentrasi sehingga tersandung batu. Pertanyaannya adalah, apa yang seharusnya dikatakannya saat ini? Kemudian akan muncul pilihan kata-kata yang harus dipilih dengan tepat sesuai kebutuhan sang anak perempuan. Level ini fokus pada pengamalan kata 'tolong'," ungkap Kirana.

Setelah menyelesaikan level 1, level 2 akan terbuka dan dapat diakses untuk pembelajaran selanjutnya. Di level ini, akan muncul cerita tentang seorang anak laki-laki yang menyenggol tong samp

ah sehingga sampah berserakan. Seekor beruang yang melihat kejadian tersebut menjadi marah. Namun, sang anak akan mengatakan sesuatu. Di sini, akan muncul tiga kata ajaib, dan pemain harus memilih kata yang sesuai dengan kondisi. Jika pilihan tersebut benar, beruang yang tadinya marah akan menjadi tidak marah. Level 2 ini merupakan penerapan kata "maaf."

Kirana menambahkan bahwa level 3 akan terbuka secara otomatis setelah menyelesaikan materi pada level 2. Di level ini, ada seorang anak perempuan yang merasa lapar karena kehabisan makanan. Di perjalanan, dia bertemu dengan beruang yang membawa apel. Sang anak meminta sedikit apel kepada beruang tersebut. Beruang itu bersedia memberikan apel tersebut. Kemudian, akan muncul tiga kata ajaib seperti pada level-level sebelumnya. Seperti materi sebelumnya, pemain harus memilih kata yang sesuai dengan kondisi. Level 3 ini merupakan contoh penerapan kata "terima kasih."

baca juga

Pada tampilan peta (map), terdapat gambar kastil. Untuk melanjutkan ke level kastil berikutnya, pemain harus membayar untuk mendapatkan aksesnya.

Di akhir setiap materi, pemain akan diberikan penghargaan berupa trofi. Hal ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada pemain dan meningkatkan semangat mereka dalam mempelajari materi yang diberikan.

Selain itu, Trisakti juga menyajikan tiga jenis permainan dalam bagian opsi. Permainan tersebut antara lain puzzle, menangkap buah, dan obstacle. Permainan-permainan ini bertujuan untuk memperkuat daya ingat anak terhadap materi yang telah dipelajari sebelumnya, serta melatih motorik mereka.

Cara bermain permainan puzzle adalah dengan mengklik ikon permainan puzzle. Kemudian, akan muncul beberapa kartu yang harus dipilih dan disamakan sesuai dengan gambar yang ada pada kartu tersebut. Pemain harus memilih dua kartu untuk membuka kartu tersebut. Jika pilihan tidak sesuai, kartu akan otomatis terbalik kembali.

Setelah memilih dengan benar, pemain dapat melanjutkan ke kartu level 2 dengan mengklik "Go." Seiring dengan naiknya level, jumlah kartu akan bertambah. Tujuan dari permainan ini adalah melatih daya ingat anak. Terdapat tiga tingkatan level dalam permainan ini.

Pada permainan menangkap buah, cara bermainnya adalah dengan mengklik ikon permainan menangkap buah. Kemudian, akan muncul sebuah keranjang yang berfungsi untuk menangkap buah-buahan yang jatuh. Misi dari permainan ini adalah menangkap buah-buahan dan menghindari bakteri.

Pemain memiliki tiga nyawa dalam permainan ini, yang akan berkurang jika pemain menangkap virus. Ketika berhasil menangkap buah, skor pemain akan bertambah 1, dengan skor maksimal adalah 20.

Sedangkan, permainan obstacle menghadirkan rintangan-rintangan pada tingkatan level 1

-3, di mana setiap rintangan terdapat bintang yang harus diambil oleh pemain untuk mendapatkan skor. Jika pemain terjatuh pada bagian yang berwarna merah, nyawa akan berkurang dan harus mengulang level tempat ia terjatuh.

Dengan demikian, Trisakti adalah sebuah media pembelajaran digital yang menarik dan interaktif, yang tidak hanya mengajarkan nilai-nilai budi pekerti kepada anak-anak, tetapi juga melatih keterampilan motorik mereka. Dalam Trisakti, pembelajaran dan permainan digabungkan secara harmonis untuk menciptakan pengalaman pembelajaran yang menyenangkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

IKA FH Usakti Gelar Seminar Bahas Landasan Hukum Pesawat Sebagai Jaminan Utang

IKA FH Usakti Gelar Seminar Bahas Landasan Hukum Pesawat Sebagai Jaminan Utang

Press Release | Rabu, 07 Juni 2023 | 18:50 WIB

Hadiri Pameran Foto 25 Tahun Reformasi, Ganjar Pranowo Kenang Tragedi Trisakti

Hadiri Pameran Foto 25 Tahun Reformasi, Ganjar Pranowo Kenang Tragedi Trisakti

Video | Sabtu, 13 Mei 2023 | 20:20 WIB

Hadiri Pameran Foto 25 Tahun Reformasi, Ganjar Kenang Tragedi Trisakti: Kekuasaan Harus Dibatasi Tak Boleh Lama-lama

Hadiri Pameran Foto 25 Tahun Reformasi, Ganjar Kenang Tragedi Trisakti: Kekuasaan Harus Dibatasi Tak Boleh Lama-lama

News | Sabtu, 13 Mei 2023 | 17:38 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×